Michelin Guide Pilih Enam Hawker Legendaris Singapura
Gambar atau konten salah?
Hawker center di Singapura bukan sekadar tempat makan, melainkan ruang publik yang memadukan sejarah, budaya, dan rasa. Setiap kios biasanya menghidangkan resep turun‑turun yang sudah lama dikenal, dan harganya tetap terjangkau. Akibatnya, tempat-tempat ini selalu dipenuhi oleh warga lokal maupun wisatawan yang datang mencari sensasi kuliner yang autentik.
On 09 Mei 2026, Michelin Guide merilis daftar enam hawker center yang dianggap paling legendaris di Singapura. Daftar ini menyoroti tempat-tempat yang telah berdiri puluhan tahun, memiliki variasi menu yang luas, dan sudah menjadi ikon kuliner di kota ini. Berikut uraian lengkapnya.
-
Maxwell Food Centre
Berada di jantung Chinatown, Maxwell Food Centre dibuka pada tahun 1935. Tempat ini menampung lebih dari seratus kios yang menawarkan hidangan dari berbagai budaya: China, Melayu, Thailand, hingga Vietnam. Di antara menu paling terkenal adalah nasi ayam Hainan yang disajikan di Tian Tian Hainanese Chicken Rice. Ayamnya lembut dengan kulit kenyal, disajikan bersama nasi harum dan saus manis‑gurih. Kios lain seperti Maxwell Fuzhou Oyster Cake menambah variasi rasa, sementara Rojak Popiah & Cockle menyajikan rojak dan popiah segar.
-
Chinatown Complex Market & Food Centre
Diremukan pada tahun 1983 dan direnovasi pada 2019, pusat ini menjadi hawker center terbesar di Singapura dengan lebih dari 700 kios. Dari 220 kios makanan, pelanggan dapat menikmati beragam hidangan China. Menu favorit di sini adalah claypot rice yang dimasak dengan arang selama sekitar 30 menit, menghasilkan aroma smoky dan kerak nasi renyah. Popiah dari Ann Chin Handmade Popiah dan sate khas Singapura dari C.M.Y. Satay juga menjadi daya tarik tersendiri.
-
51 Old Airport Road Food Centre
Beroperasi sejak 1970‑an, hawker center ini terkenal dengan antrean panjang setiap hari. Salah satu kios legendaris adalah Lao Fu Zi Fried Kway Teow, yang menyajikan char kway teow dengan mie pipih goreng, tauge, telur, sosis, dan kerang darah. Hokkien fried mee dari Nam Sing Hokkien Fried Mee juga sudah ada sejak 1960 dan menjadi favorit. Kios To‑Ricos Kway Chap menawarkan kway chap yang khas.
-
Tiong Bahru Market & Food Centre
Terletak di salah satu kawasan tertua Singapura, Tiong Bahru Market & Food Centre menawarkan suasana santai yang didominasi pelanggan lokal. Menu andalan termasuk sup organ babi dari Koh Brother Pig's Organ Soup, yang mengandung jeroan, bakso babi, dan kuah lada hangat. Nasi ayam Hainan juga tersedia di Tiong Bahru Hainanese Boneless Chicken Rice, sementara Jian Bo Shui Kueh menyajikan shui kueh tradisional.
-
Tekka Centre
Berada di kawasan Little India, Tekka Centre dikenal dengan kios yang menjual makanan India dan Melayu Muslim beraroma rempah. Menu yang direkomendasikan Michelin meliputi naan dan chicken tikka masala dari Delhi Lahori. Nasi briyani legendaris dari Allauddin's Briyani telah dijual sejak 1950‑an.
-
Newton Food Centre
Newton Food Centre menjadi terkenal setelah muncul dalam film Crazy Rich Asians pada 2018. Tempat ini ramai di malam hari dan dikenal dengan seafood serta street food khas Singapura. Kios Alliance Seafood menyajikan udang cereal butter dan seafood saus lada hitam. Hengkang juga menampilkan carrot cake, sementara Song Kee Teochew Fish Porridge menyajikan bubur ikan Teochew.
Keunikan hawker center terletak pada kombinasi antara tradisi, rasa, dan harga yang bersahabat. Setiap tempat memiliki karakteristik tersendiri, baik dari segi suasana maupun jenis makanan yang ditawarkan. Maxwell Food Centre menonjolkan keberagaman budaya, Chinatown Complex Market & Food Centre menonjolkan skala dan variasi, 51 Old Airport Road Food Centre menonjolkan sejarah dan antrean panjang, Tiong Bahru Market & Food Centre menonjolkan nuansa lokal, Tekka Centre menonjolkan rempah India, dan Newton Food Centre menonjolkan seafood dan pengaruh media.
Michelin Guide memilih enam hawker center ini karena tidak hanya menawarkan menu yang beragam, tetapi juga mencerminkan sejarah kuliner Singapura. Daftar ini menjadi panduan bagi wisatawan yang ingin merasakan makanan otentik di kota yang terkenal dengan kebudayaan multikulturalnya.
Melalui rekomendasi ini, pengunjung dapat menelusuri perjalanan rasa yang memadukan sejarah, budaya, dan inovasi. Setiap kios menyajikan cerita melalui bahan dan teknik memasak yang telah diwariskan turun‑turun. Hawker center tetap menjadi tempat berkumpulnya warga Singapura, sekaligus menjadi jendela bagi dunia melihat cita rasa lokal yang sederhana namun menggugah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Prabowo Tekankan Standar 8 Potong Ayam MBG, Kumink Jelaskan
Londo Kampung Nikmati Pasar Blauran Baru dengan Rp 50.000
Buket Brokoli Prewedding Viral, Hemat dan Ramah Lingkungan
Ghibli's Table: Resep Ramen & Minuman Spesial Ponyo
Makanan Sederhana Dulu, Kini Warisan Kuliner Nasional
One Satrio Jadi Destinasi Kuliner Jakarta Selatan Penuh
Berita Terbaru
Persaingan Tinggi pada UTBK Plus Unair 2026 Untuk Mahasiswa
Influencer Jakarta Viral Cosplay Disabilitas, Kontroversial
Prabowo Tekankan Standar 8 Potong Ayam MBG, Kumink Jelaskan
Gamelan Bali dan Tarian Tampil di Pagi SF Indo Cita
Wuling Eksion: SUV Plug‑In Hybrid dengan Empat Mode Energi
Indonesia vs Timor Leste: Duel AFF U-19 2026 Live Streaming
Fadia/Tiwi Raih Kemenangan di Perempatfinal Indonesia Open
Debat Tutup Program Studi: Wisnu vs Menteri Yuliarto
