Mie Aceh Jadi Favorit Kuliner Jakarta, 24 Jam Tersedia

Ningsih R. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Mie Aceh Jadi Favorit Kuliner Jakarta, 24 Jam Tersedia

Gambar atau konten salah?

Mie Aceh, hidangan khas dengan cita rasa pedas dan rempah kuat, telah menjadi favorit di kalangan pecinta kuliner Jakarta. Mie ini biasanya menggunakan mie kuning tebal, atau yang dikenal sebagai mie hokkian, dan dibagi menjadi tiga varian: mie Aceh goreng, mie Aceh tumis, dan mie Aceh kuah. Rasa yang dominan adalah pedas dan gurih, berkat campuran cabe rawit, lada, kunyit, jinten, bawang putih, bawang merah, dan kapulaga. Toppingnya beragam, mulai dari irisan daging kambing, daging sapi, kepiting, udang, hingga cumi.

Di Jakarta, banyak kedai yang menawarkan mie Aceh autentik, baik bagi perantau maupun pencinta kuliner Nusantara. Berikut tujuh rekomendasi tempat makan mie Aceh yang layak dicoba:

  1. Mie Aceh Kring-kringMobil toko di kawasan Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan. Kedai ini mulai beroperasi pada 01 Januari 2020 dan menawarkan konsep nongkrong di atas mobil. Menu andalannya meliputi mie Aceh tumis, kuah, dan goreng dengan bumbu homemade. Pengunjung dapat memilih topping daging sapi, ayam, atau udang. Selain mie, tersedia roti canai berkuah kari dan martabak khas Aceh. Minuman yang menarik adalah es teh tarik segar. Harga mulai Rp 23.000 untuk makanan dan Rp 6.000 untuk minuman, membuatnya terjangkau bagi semua kalangan.
  2. Mie Aceh Seulawah – Terletak di sekitar Mampang Prapatan, kedai ini sudah berdiri sejak 01 Januari 1996. Suasana santai dan menu beragam menjadi daya tarik utama. Selain mie Aceh, tersedia nasi goreng Aceh dan roti canai. Buka setiap hari pukul 09.00 hingga 20.00 WIB, dengan harga mulai Rp 20.000.
  3. Mie Aceh Pandrah – Di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, tempat ini dikenal dengan harga terjangkau dan rasa autentik. Buka 24 jam, menu meliputi mie Aceh rebus, goreng, dan tumis, serta kari ayam, sapi, dan kambing. Martabak telur khas Aceh juga tersedia. Harga mulai Rp 20.000 untuk porsi polos, sementara topping tambahan berkisar Rp 25.000 hingga Rp 37.000.
  4. Waroeng Aceh Kemang – Berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan, waroeng ini menawarkan hidangan khas Aceh dengan cita rasa kuat. Menu mie Aceh tersedia dalam berbagai pilihan, mulai dari biasa hingga spesial dengan tambahan seafood dan daging. Harga per porsi berkisar Rp 20.000 hingga Rp 34.000. Buka dari pagi hingga dini hari, cocok untuk sarapan atau makan malam bersama teman.
  5. Mie Aceh Keumala – Seperti Mie Aceh Pandrah, kedai ini buka 24 jam. Menu lengkap termasuk mie Aceh daging dengan jamur, mie Aceh spesial, mie Aceh jamur, dan mie Aceh seafood. Harga mulai Rp 20.000. Selain mie, tersedia nasi goreng ayam tangkap dan roti canai kuah kari.
  6. Mie Aceh Bang Iwan – Terkenal di daerah Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan. Buka 24 jam, pilihan mie lengkap, termasuk mie tumis daging dengan udang dan mie goreng dengan irisan daging sapi. Menu lain seperti roti canai manis atau gurih, martabak telur khas Aceh, mie goreng atau rebus, serta nasi goreng spesial tersedia. Harga mulai Rp 20.000.
  7. Mie Aceh Bungong Seulanga – Terletak di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, kedai ini buka 24 jam. Rasa mie Aceh kuat dan harga terjangkau. Menu beragam, mulai mie Aceh goreng, tumis, hingga rebus. Setiap porsi dibanderol mulai Rp 25.000. Selain mie, tersedia es teh tarik segar dan roti canai.

Keberagaman tempat makan ini menunjukkan betapa luasnya permintaan akan mie Aceh di Jakarta. Setiap kedai menonjolkan ciri khasnya sendiri, baik melalui konsep unik seperti mobil toko maupun pilihan menu yang meliputi berbagai topping dan hidangan pendamping. Harga yang kompetitif, mulai Rp 20.000 hingga Rp 34.000, membuat mie Aceh tetap terjangkau bagi semua kalangan. Dengan banyaknya pilihan 24 jam, para penikmat mie Aceh dapat menikmati hidangan kapan saja, menambah daya tarik kuliner Jakarta yang semakin beragam dan melibatkan warisan budaya Aceh.

Mie AcehJakartaAcehroti canaies teh tarik24 jamharga terjangkautopping daging

Komentar

Memuat komentar...