Mierza Firjatullah: Tekanan Tinggi di AFF U-17 2026
Gambar atau konten salah?
Seorang striker muda, Mierza Firjatullah, yang menempati posisi nomor punggung sembilan di Timnas Indonesia U-17, mengungkapkan perasaan berbeda saat berkompetisi di Piala AFF U-17 2026.
Di edisi 2024, Mierza dan rekan setimnya merasa bebas, tidak terikat oleh ekspektasi publik. Mereka dapat bermain “main los” tanpa tekanan berat.
Namun, pada turnamen ini, tekanan terasa lebih tajam. Pada Piala AFF U-17 2026, publik menuntut performa yang lebih tinggi, terutama setelah tim berhasil masuk Piala Dunia 2025.
“Kalau untuk saya, dulu tekanannya masih anak-anak, benar-benar main los. Tapi sekarang, karena track record kemarin bisa masuk Piala Dunia (2025), jadi tekanan dari masyarakat pasti lebih tinggi, harus tampil bagus,” ungkap Mierza di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu, 19 April 2026, malam.
Menurutnya, perubahan ini menambah tantangan bagi para pemain muda. Mereka tidak hanya harus menjaga kualitas permainan, tetapi juga harus mampu menjawab harapan yang datang dari luar lapangan.
Selain tekanan, Mierza menyoroti proses adaptasi tim bersama pelatih baru, Kurniawan Dwi Yulianto, yang masih berlangsung.
“Kita juga baru gabung dengan coach Kurniawan beberapa bulan ini, jadi memang masih butuh adaptasi. Anak-anak harus cepat menyesuaikan diri untuk persiapan ke depan,” tambahnya.
Turnamen ini berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo.
Dengan pengalaman baru dan tekanan yang meningkat, Mierza dan skuadnya harus menyesuaikan strategi agar tetap kompetitif di arena internasional. Perubahan ini menandai fase penting dalam perjalanan mereka menuju prestasi lebih tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai