Migran Indonesia Meninggal di Jepang, KBRI Tokyo Koordinasi Informasi
Gambar atau konten salah?
Pada 25 Mei 2026, I Kadek Mas Heriadi, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Banjar Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, dikabarkan meninggal dunia di Jepang.
Pemerintah Kabupaten Jembrana kini tengah melakukan koordinasi dengan KBRI Tokyo untuk menindaklanjuti kabar tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Naker Perin) Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, membenarkan kabar duka tersebut.
Menurut data awal yang dihimpun, korban bekerja di sektor peternakan di wilayah Ibaraki, Jepang.
Mirah mengungkap, “Kami memperoleh informasi dari pihak keluarga. Setelah dilakukan koordinasi dengan KBRI Tokyo, PMI tersebut diketahui bernama I Kadek Mas Heriadi yang bekerja di daerah Ibaraki pada sektor peternakan,”.
Ia menambahkan bahwa sampai saat ini KBRI Tokyo masih melakukan verifikasi data, baik terkait validasi identitas menyeluruh maupun kronologi pasti meninggalnya pekerja migran asal Gumi Makepung tersebut.
Oleh karena itu, Pemkab Jembrana masih menunggu surat dan informasi resmi dari kedutaan di Jepang.
Sampai saat ini KBRI Tokyo masih melakukan verifikasi data,” jelas Mirah.
Berita ini belum mengungkapkan penyebab pasti atau waktu kejadian. Pihak dinas dan keluarga korban terus memantau perkembangan dan menunggu hasil investigasi resmi dari otoritas terkait di Negeri Sakura.
Peristiwa ini menegaskan kembali risiko yang dihadapi pekerja migran di luar negeri, sekaligus menyoroti pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan kedutaan besar untuk memastikan keselamatan tenaga kerja Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
