Mislicha, 85 Tahun, Wujudkan Haji Setelah Menabung Cilok

Arif S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Mislicha, 85 Tahun, Wujudkan Haji Setelah Menabung Cilok

Gambar atau konten salah?

Mislicha, 85 tahun, warga Pasuruan, akhirnya dapat mewujudkan impian menunaikan rukun Islam kelima. Ia akan segera berangkat haji setelah konsisten menabung dari hasil berjualan cilok, menyisihkan sekitar Rp10 ribu per hari.

Ia menjadi jemaah haji tertua di kloter 10. Sebelum ini, kesehariannya tak lepas dari gerobak cilok dan dandang dagangannya. Kini ia tampil mengenakan seragam haji lengkap dengan ID card dan kartu nusuk.

Rasa bahagia dan syukur begitu dirasakan Mislicha saat memasuki Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Kamis 23 April 2026. Penantian panjang selama 16 tahun akhirnya terbayar dengan kesempatan berangkat ke Tanah Suci.

Keinginan untuk berhaji sudah ia niatkan sejak 2010. Dari penghasilan sekitar Rp50 ribu per hari berjualan cilok, ia menyisihkan sebagian kecil untuk ditabung.

“Jualan cilok di SMP 5 Jalan Trunojoyo setiap hari, jam 1 siang pulang, mulai jam 8. Sehari dapat Rp50 ribu jualan cilok, kalau ramai, sekarang sepi,” kata Mislicha di Asrama Haji Surabaya pada Sabtu 25 April 2026.

Tekadnya semakin kuat hingga akhirnya ia mendaftar haji pada 2017 dari hasil tabungan tersebut. Ia berkata, “Saya jualan cilok, sedikit-sedikit nabung, arisan seminggu Rp80 ribu. Kalau nggak nabung nggak bisa, karena pengeluarannya banyak, nabung dikit Rp10-15 ribu.”

Setelah menunggu selama 9 tahun, Mislicha akhirnya berangkat ke Tanah Suci pada Jumat 24 April 2026 sebagai bagian dari kloter 10 Embarkasi Surabaya. Ia ujarnya, “Senang perasaannya, menunggu 9 tahun. Nabungnya sebulan, kalau ada uang lebih disisihkan.”

Mislicha berharap setibanya di Tanah Suci bisa menjalankan ibadah dengan lancar dan memanjatkan doa untuk kesehatan dirinya serta keluarga. Ia memohon, “Doanya sehat anak, anak saya delapan meninggal dua. Saya berangkat sama anak saya yang terakhir, saya sendirian daftarnya.”

Perjalanan Mislicha menunjukkan betapa dedikasi jangka panjang dan tabungan kecil dapat membuka pintu bagi banyak jamaah Indonesia untuk menunaikan ibadah haji.

MislichahajiciloktabunganPasuruanAsrama Haji Sukolilokloter 10Tanah Suci

Komentar

Memuat komentar...