MTD: Layar Tancap Nosta Malam Jumat Kliwon di Magelang
Gambar atau konten salah?
Di alun‑alun kota Magelang, malam ini kerumunan orang duduk di atas rumput, menatap layar putih yang menampilkan adegan film horor. Suasana terasa kembali ke masa lampau, ketika layar tancap masih menjadi primadona hiburan. Layar tancap itu memang menjadi salah satu hiburan yang melengkapi acara Magelang Tempo Doeloe (MTD).
Pengunjung terlihat antusias, duduk di depan layar yang didirikan oleh panitia. Film yang diputar mulai pukul 19.30 WIB juga film jadul, berjudul Malam Jumat Kliwon dengan pemeran utama aktris dari Magelang, Suzanna.
Salah satu pengunjung, Erma (52), mengaku senang datang ke acara tersebut. Terlebih lagi ketika melihat layar tancap, pikirannya langsung mengenang masa remaja.
“Ini bagus, senang (MTD). Zaman dulu (lihat layar tancap) di Gelanggang Remaja saat masih sekolah (kalau nggak SMA atau SMP),” kata Erma di sela‑sela melihat layar tancap tersebut, Sabtu 06 Juni 2026.
“Ini nostalgia dulu (ada layar tancap). Datang ke sini bersama teman‑teman,” ujarnya.
Ketua Panitia Magelang Tempo Doeloe, Andritopo, mengatakan layar tancap merupakan salah satu konten dari MTD. Pihaknya bekerja sama dengan Komunitas Film Magelang.
“Layar tancap ini memang salah satu konten dari Magelang Tempo Doeloe. Semula layar tancep mau dihilangkan, tapi karena konsep tetap ada kerja sama dengan Komunitas Film Magelang,” kata Andritopo.
“Filmnya yang legend dengan artis nasional legend dari Magelang yaitu Suzanna. Filmnya berjudul Malam Jumat Kliwon,” kata Andri.
MTD dimulai sejak tahun 2006. Selama 20 tahun, sempat ada 4 tahun yang tidak bisa diselenggarakan karena pandemi.
“Tetapi, event yang kita laksanakan baru ke‑14 kali. Artinya ada 4 tahun itu terhenti mungkin salah satunya karena covid,” ujarnya.
“Nah ketika pada satu tahun dihentikan anggarannya untuk Magelang Tempo Doeloe. Kita kan seperti burung yang terbang terus dikurung dikasih makan habis itu dilepas lagi, harus memulai dari nol. Makanya sempat terhenti sekitar 2 tahun kita nggak event karena itu. Sekarang ini pergantian kepala daerah dan sebagainya ternyata Magelang Tempo Doeloe sudah masuk ke kalender event di Jateng,” kata dia.
“Mau nggak mau harus dilaksanakan dan ini murni kekuatan komunitas bukan sebuah event komersil seperti yang sudah‑sudah. Seluruh stan di sini kita gratiskan. Anggaran untuk membiayai kegiatan komunitas, ada komunitas sepeda, motor tua, musik, dolanan bocah, foto dan sebagainya yang kaitannya dengan sejarah semua kita biayai,” katanya.
Acara Magelang Tempo Doeloe dengan tema “Sang Legenda” berlangsung selama tiga hari, dimulai Jumat 05 Juni 2026 sampai Minggu 07 Juni 2026. Pengunjung bisa datang mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Di dalam event MTD, terdapat ratusan stan dengan konsep jadul, mulai dari makanan, handphone, koleksi uang kuno, kaset, sepeda ontel, kebaya, filateli, dan lainnya. Selain itu, ada penjual buku bekas, majalah, bahkan poster‑poster kuno. Pengunjung juga bisa merasakan dolanan bocah jaman dulu seperti egrang, bakiak, atau menyaksikan penampilan keroncong hingga tarian oleh anak‑anak dari sanggar di Magelang.
Acara ini menampilkan kembali kenangan masa lalu, sekaligus memperkuat peran komunitas lokal dalam menjaga warisan budaya. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, Magelang Tempo Doeloe terus menjadi platform bagi generasi muda untuk mengenang sejarah sambil menikmati hiburan klasik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tragedi Pembakaran Tebu: Petani Meninggal di Wedarijaksa
Rehab Jembatan Kadilanggon, Pengalihan Jalur Kendaraan
Rusa Sriwedari Curi Makanan, Rencanakan Penangkaran
Kebakaran Pabrik Olahan Laut PT Dua Putra di Pati Belum Padam
Duta Besar Prancis Kunjungi Pos Pengamatan Merapi di Magelang
Sepeda Motor Vario Hilang di Halaman SMAN 1 Ceper, Klaten
Berita Terbaru
Brunei Rombak Kabinet, Dua Putra Sultan Jadi Menteri Utama
1 Muharram 1448 H: Tahun Baru Islam 2026 Menjelang 16 Juni
Belgium Kalahkan Tunisia 5-0 Sebelum Piala Dunia 2026
Mirra Andreeva Raih Gelar Juara Putri Roland Garros 2026
Raymond & Nikolaus Joaquin Capai Final Indonesia Open 2026
Kimi Antonelli Raih Pole Position di GP Monako 2026
Kementerian Luar Negeri Tinjau Rencana Kerja Indonesia 2026
Yuni & Abdullah: Pernikahan LDR via Instagram 2026 di Indonesia
Buka Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026: 3.053 Posisi
Murid Ungkap Terima Kasih pada Guru Wali Kelas Akhir Tahun
