NASA Instruksikan Astronot ISS ke Kapsul Dragon Kebocoran

Hari W. · 2 min baca · 1 jam lalu · 35 dibaca
Bisik.id
NASA Instruksikan Astronot ISS ke Kapsul Dragon Kebocoran

Gambar atau konten salah?

NASA memerintahkan lima astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk berlindung di kapsul Crew Dragon yang bersandar, sementara kosmonaut Rusia mencoba memperbaiki kebocoran di salah satu bagian laboratorium antariksa tersebut.

Juru bicara NASA, Bethany Stevens, mengumumkan lewat X bahwa Roscosmos menemukan kebocoran baru di modul layanannya. Ia menambahkan bahwa Rusia memutuskan melakukan operasi perbaikan yang ekstensif.

“Sebagai tindakan pencegahan, NASA telah menginstruksikan keempat anggota Crew-12 SpaceX dan astronaut NASA Chris Williams untuk mengambil posisi aman di dalam kapsul Dragon selama perbaikan berlangsung,” tulis Stevens.

Ia juga menyatakan, “Kami terus bekerja sama dengan rekan-rekan kami dari Rusia, bersama dengan seluruh komunitas internasional yang mendukung stasiun luar angkasa, untuk mencapai solusi yang lebih permanen,” sambungnya.

Setelah satu jam, Stevens memposting pembaruan bahwa Roscosmos menghentikan sementara upaya perbaikan untuk mengevaluasi lebih banyak data. “Mengingat perkembangan ini, NASA telah menginstruksikan anggota kru yang ada di kapsul Dragon untuk menghentikan prosedur perlindungan dan kembali ke operasi yang direncanakan di Stasiun Luar Angkasa Internasional,” kata Stevens.

Kebocoran yang bandel itu berada di terowongan transfer PrK yang mengarah ke modul layanan Zvezda milik Rusia. Retakan mikroskopis tersebut telah menjadi masalah selama bertahun‑tahun, dan Stevens mengatakan NASA selalu memantau masalah ini.

Sejumlah 10 orang saat ini tinggal di ISS. Empat di antaranya—dua astronaut NASA, satu astronaut Badan Antariksa Eropa, dan satu kosmonaut Rusia—tiba di ISS pada bulan Februari sebagai bagian dari misi Crew‑12. Tiga orang lainnya—satu astronaut NASA dan dua kosmonaut Rusia—tiba di ISS pada November 2025 menggunakan kapsul Soyuz milik Rusia.

Perbaikan ini berlangsung di tengah ketidakpastian masa depan ISS. Di bawah kepemimpinan Administrator Jared Isaacman, NASA berupaya mengganti stasiun yang berusia hampir 30 tahun ini dengan modul baru sebelum akhir dekade ini.

ISS, yang telah beroperasi sejak 1998, tetap menjadi pusat kolaborasi internasional dalam penelitian ruang angkasa. Kebocoran di modul layanan menunjukkan tantangan teknis yang terus dihadapi dalam menjaga fasilitas tersebut tetap aman dan fungsional.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya koordinasi antara badan antariksa global, sekaligus menegaskan komitmen NASA untuk menjaga keselamatan kru dan kelangsungan misi di luar angkasa.

NASAISSkebocoranCrew DragonRoscosmosmodul layanan Zvezdaperbaikan

Komentar

Memuat komentar...