Nenek 60 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah Simalungun
Gambar atau konten salah?
Simalungun - Seorang nenek bernama Reslin Naibaho (60) ditemukan tewas membusuk di dalam kamar rumahnya di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).
Polisi pun turun ke lokasi untuk mengecek peristiwa itu.
Kapolsek Parapat AKP M Pandiangan mengatakan jasad korban itu ditemukan tepatnya di Jalan Angga Rajim, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, kemarin.
"Menantu korban datang ke rumah korban untuk melihat kondisi korban yang disuruh oleh suaminya atau anak korban," kata Pandiangan, Senin (06 April 2026).
Setibanya di rumah, menantu korban mendapati rumah tertutup. Selain itu, menantu korban juga mencium bau busuk dari dalam rumah.
Merasa curiga, menantu korban memanggil pemuda setempat untuk membuka rumah itu. Setelah rumah terbuka, korban ternyata berada di dalam kamar yang masih terkunci.
Menantu korban bersama dengan warga pun berupaya membuka paksa kamar itu. Usai kamar berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi telah membusuk.
"Korban pun ditemukan telah meninggal dunia," jelasnya.
Peristiwa itu pun dilaporkan ke pemerintah desa setempat hingga diteruskan ke pihak kepolisian. Usai menerima laporan itu, petugas kepolisian langsung turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, kata Pandiangan, korban memang sudah mengidap sakit menahun. Namun, sejauh ini pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban.
"(Korban) yang sebelumnya sedang sakit menahun," jelasnya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan. Penyebab pasti belum terungkap. Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan kesehatan bagi lansia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
