Nenek 66 Tahun Ditemukan Mati di Sumur, Sumenep, Desa Aengdake
Gambar atau konten salah?
Seorang nenek berusia 66 tahun bernama Jumaiya dilaporkan hilang pada 26 April 2026 dan akhirnya ditemukan sudah meninggal di dalam sumur dekat rumahnya di Kabupaten Sumenep. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian.
Jumaiya berasal dari Dusun Libiliyan, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto. Menurut keluarga, ia keluar rumah tanpa pamit ketika anaknya sedang tidur dan tidak kembali hingga keesokan harinya.
“Korban hilang sejak Minggu kemarin dan sampai sekarang belum kembali ke rumah,” ujar Kompol Widiarti, Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Sumenep, pada 27 April 2026.
Setelah pencarian oleh keluarga dan warga sekitar, korban ditemukan di dalam sumur yang tidak jauh dari rumahnya. Ia sudah meninggal ketika ditemukan.
Kejadian ini dilaporkan ke call center 112 Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk meminta bantuan evakuasi. “Informasi yang kami terima, orang hilang ditemukan di dalam sumur dalam keadaan meninggal dunia,” tambah Widiarti.
Tim gabungan Basarnas dan BPBD Kabupaten Sumenep melakukan evakuasi. Setelah berhasil diangkat, jenazah dibawa pulang oleh keluarga untuk dimakamkan.
Keluarga korban mengungkapkan kesedihan mendalam dan berharap penyelidikan dapat mengungkap penyebab kejadian. Mereka juga menegaskan bahwa sumur tersebut sering digunakan untuk menampung air hujan.
Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan guna memastikan bagaimana korban bisa berada di dalam sumur tersebut.
Kasus ini menegaskan pentingnya kewaspadaan di lingkungan pedesaan, di mana sumur masih sering menjadi tempat berbahaya bagi warga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
