Netanyahu Ditemukan Prostat Ringan, Radioterapi Selesai
Gambar atau konten salah?
Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa ia telah menjalani perawatan untuk kanker prostat. Ia menunda publikasi laporan kesehatan tahunan selama dua bulan agar tidak disalahgunakan sebagai propaganda. Pernyataan ini menjadi kali pertama ia mengungkapkan diagnosis tersebut.
Pada 12 Desember 2024, Netanyahu menjalani operasi pembesaran prostat. Pemeriksaan pasca operasi menemukan tumor ganas berukuran 1 cm di prostatnya. Menurut surat yang dikutip dari CNN pada Sabtu (25 April 2026), “Ini merupakan deteksi dini dari lesi yang sangat kecil, tanpa metastasis, sebagaimana dikonfirmasi seluruh pemeriksaan lain tanpa keraguan.”
Ia tidak mengungkapkan kapan pemeriksaan terakhir dilakukan. Namun, sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada CNN bahwa kanker itu didiagnosis beberapa bulan lalu. Menurut sumber tersebut, Netanyahu mulai menjalani terapi radiasi sekitar dua setengah bulan lalu dan baru-baru ini menyelesaikan pengobatannya.
“Syukur kepada Tuhan, saya sehat. Saya mengalami masalah medis kecil pada prostat yang telah sepenuhnya ditangani,” kata Netanyahu lewat media sosial.
Kanker prostat adalah pertumbuhan sel kanker yang terjadi di kelenjar prostat, kelenjar kecil yang membantu menghasilkan cairan semen. Letaknya tepat di bawah kandung kemih dan merupakan bagian dari sistem reproduksi pria.
Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab kanker prostat seringkali tidak diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor seperti usia lanjut, obesitas, dan riwayat keluarga disebut dapat meningkatkan risikonya. Beberapa faktor risiko lain yang mungkin memengaruhi adalah riwayat keluarga dengan perubahan DNA BRCA1 dan BRCA2, kebiasaan merokok, hingga paparan zat kimia tertentu.
Berikut ini sederet gejala kanker prostat yang mungkin dapat muncul:
- Darah dalam urine, yang dapat membuat urine tampak merah muda, merah, atau berwarna seperti cola.
- Darah dalam air mani.
- Lebih sering buang air kecil.
- Sulit memulai buang air kecil.
- Sering terbangun malam untuk buang air kecil.
Sementara itu, gejala kanker prostat stadium lanjut dapat meliputi:
- Kebocoran urine tanpa disadari.
- Nyeri punggung.
- Nyeri tulang.
- Disfungsi ereksi.
- Merasa sangat lelah.
- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
- Kelemahan pada lengan atau kaki.
Kabar ini menambah perhatian publik terhadap kesehatan pemimpin dunia, sekaligus menyoroti pentingnya deteksi dini kanker prostat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BPOM Tegaskan Indonesia Jadi Pemain Utama ATMP Terapi Gen
Peringatan WMO: El Nino 2026 Siap Guncang Indonesia
Penyakit Ginjal Anak Naik, Minuman Manis Bertanggungjawab
Kista Ovarium: Kenali Jenis, Risiko, dan Solusi Laparoskopi
Golongan Darah Tidak Menentukan Risiko Kolesterol Berdasarkan
Frisian Flag Gelar Kampanye Keluarga di Atrium BXC Bintaro
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
