Netanyahu Ditemukan Prostat Ringan, Radioterapi Selesai

Sari D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 65 dibaca
Bisik.id
Netanyahu Ditemukan Prostat Ringan, Radioterapi Selesai

Gambar atau konten salah?

Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa ia telah menjalani perawatan untuk kanker prostat. Ia menunda publikasi laporan kesehatan tahunan selama dua bulan agar tidak disalahgunakan sebagai propaganda. Pernyataan ini menjadi kali pertama ia mengungkapkan diagnosis tersebut.

Pada 12 Desember 2024, Netanyahu menjalani operasi pembesaran prostat. Pemeriksaan pasca operasi menemukan tumor ganas berukuran 1 cm di prostatnya. Menurut surat yang dikutip dari CNN pada Sabtu (25 April 2026), “Ini merupakan deteksi dini dari lesi yang sangat kecil, tanpa metastasis, sebagaimana dikonfirmasi seluruh pemeriksaan lain tanpa keraguan.”

Ia tidak mengungkapkan kapan pemeriksaan terakhir dilakukan. Namun, sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada CNN bahwa kanker itu didiagnosis beberapa bulan lalu. Menurut sumber tersebut, Netanyahu mulai menjalani terapi radiasi sekitar dua setengah bulan lalu dan baru-baru ini menyelesaikan pengobatannya.

Syukur kepada Tuhan, saya sehat. Saya mengalami masalah medis kecil pada prostat yang telah sepenuhnya ditangani,” kata Netanyahu lewat media sosial.

Kanker prostat adalah pertumbuhan sel kanker yang terjadi di kelenjar prostat, kelenjar kecil yang membantu menghasilkan cairan semen. Letaknya tepat di bawah kandung kemih dan merupakan bagian dari sistem reproduksi pria.

Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab kanker prostat seringkali tidak diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor seperti usia lanjut, obesitas, dan riwayat keluarga disebut dapat meningkatkan risikonya. Beberapa faktor risiko lain yang mungkin memengaruhi adalah riwayat keluarga dengan perubahan DNA BRCA1 dan BRCA2, kebiasaan merokok, hingga paparan zat kimia tertentu.

Berikut ini sederet gejala kanker prostat yang mungkin dapat muncul:

  • Darah dalam urine, yang dapat membuat urine tampak merah muda, merah, atau berwarna seperti cola.
  • Darah dalam air mani.
  • Lebih sering buang air kecil.
  • Sulit memulai buang air kecil.
  • Sering terbangun malam untuk buang air kecil.

Sementara itu, gejala kanker prostat stadium lanjut dapat meliputi:

  • Kebocoran urine tanpa disadari.
  • Nyeri punggung.
  • Nyeri tulang.
  • Disfungsi ereksi.
  • Merasa sangat lelah.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Kelemahan pada lengan atau kaki.

Kabar ini menambah perhatian publik terhadap kesehatan pemimpin dunia, sekaligus menyoroti pentingnya deteksi dini kanker prostat.

Benjamin NetanyahuKanker prostatDeteksi diniOperasi pembesaran prostatTerapi radiasiFaktor risikoGejala kanker prostatKesehatan pemimpin dunia

Komentar

Memuat komentar...