Niat Puasa Syawal: Panduan Lengkap dan Keutamaan Bagi Muslim
Gambar atau konten salah?
Puasa Syawal merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan umat Islam setelah berakhirnya Idul Fitri. Seorang muslim biasanya melaksanakan puasa ini selama enam hari, baik secara berurutan maupun tidak.
Berikut ini bacaan niat puasa Syawal lengkap dalam bahasa Arab, Latin, dan terjemahannya, yang dikutip dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI).
-
Niat Puasa Syawal 6 Hari Berurutan
Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى
Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adai sittatin min syawwal lillahi ta'ala
Terjemahan: Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta'ala.
-
Niat Puasa Syawal Tidak Dilakukan Berurutan
Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى
Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i sunnatis Syawwal lillahi ta'ala
Terjemahan: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.
-
Niat Puasa Syawal Dibaca Pagi Hari
Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لللهِ تعالى
Latin: Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an adaa'i sunnatis Syawwaal lillahi ta'ala
Terjemahan: Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.
Menurut buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ust Abdul Faqih Ahmad Abdul Wahid, puasa enam hari di bulan Syawal menambah pahala setara berpuasa selama satu tahun penuh. Puasa ini juga dapat menutupi kekurangan dalam amalan wajib, seperti puasa Ramadhan, serta menegaskan bahwa amalan Ramadhan diterima begitu muslim melanjutkan ibadah setelahnya.
Apakah boleh menggabungkan puasa Syawal dengan puasa qadha?
Majelis Ulama Indonesia mengesahkan bahwa penggabungan niat puasa qadha Ramadhan dan Syawal diperbolehkan. Namun, pahala Syawal tidak akan sempurna bila dikombinasikan. Untuk memperoleh pahala lengkap, harus terlebih dahulu menunaikan qadha, lalu dilanjutkan puasa enam hari Syawal dengan niat khusus tersebut.
Apakah boleh menggabungkan puasa Syawal dengan puasa Senin Kamis?
Baznas menyatakan bahwa penggabungan niat puasa Syawal dengan puasa Senin Kamis juga mubah. Para ulama Syafi'i dan Hanafi berpendapat bahwa dua niat sunnah dapat disatukan selama pelaksanaan puasa memenuhi syarat sah. Niat puasa Syawal harus menjadi tujuan utama, sementara puasa Senin Kamis menjadi tambahan.
Ringkasan
Puasa Syawal 6 hari, baik berurutan maupun tidak, memiliki keutamaan setara berpuasa satu tahun penuh. Niatnya tersedia dalam tiga variasi tergantung kapan dimulai. Penggabungan dengan puasa qadha diperbolehkan, namun pahala tidak sempurna; sebaiknya qadha dulu, lalu puasa Syawal. Penggabungan dengan puasa Senin Kamis juga diperbolehkan, asalkan pelaksanaannya sah. Dengan mengikuti petunjuk niat ini, umat muslim dapat melaksanakan puasa Syawal sesuai tuntunan agama.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
Cek Bansos: Aplikasi Monitoring Bantuan Sosial di Ponsel
Doa Akhir Tahun 1448 H Dibaca Setelah Ashar 15 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: 16 Juni 2026, Momen Amal dan Refleksi
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
