Norovirus di Kapal Ambition, 48 Kasus Aktif di Bordeaux
Gambar atau konten salah?
Kapalan Ambition tiba di pelabuhan Bordeaux pada 12 Mei 2026 membawa 1.233 penumpang. Pihak berwenang Prancis menanggapi dugaan wabah norovirus dengan mengisolasi lebih dari 1.700 penumpang dan awak kapal selama lebih dari 24 jam.
Menurut pejabat kesehatan Prancis, sekitar 50 orang menunjukkan gejala gastrointestinal. Operator kapal, Ambassador Cruise Line, mengonfirmasi 48 kasus aktif di antara penumpang dan 1 kasus di antara awak kapal. Pelayaran berlangsung 14 malam, dimulai dari Belfast pada 8 Mei dan berlabuh di Liverpool pada 9 Mei. Data menunjukkan peningkatan kasus setelah penumpang turun di Liverpool.
Seorang penumpang berusia 92 tahun meninggal dunia pada 10 Mei. Meskipun demikian, operator menyatakan bahwa penumpang tersebut tidak melaporkan gejala penyakit pencernaan. Penyebab kematian belum dipastikan.
Perusahaan mengeluarkan pernyataan: “Kami ingin meyakinkan para tamu bahwa kami menanggapi setiap penyakit di atas kapal kami dengan sangat serius. Protokol sanitasi dan pencegahan yang ditingkatkan segera diterapkan di seluruh kapal sesuai dengan prosedur kesehatan masyarakat yang telah ditetapkan setelah laporan awal tentang penyakit tersebut.” Langkah-langkah kesehatan yang diambil meliputi peningkatan pembersihan dan disinfektan di area publik, layanan bantuan di tempat makan tertentu, serta panduan berkelanjutan kepada tamu mengenai kebersihan tangan dan pelaporan gejala apapun kepada tim medis di atas kapal.
Selama berada di kapal, tim medis spesialis mengumpulkan sampel untuk pengujian laboratorium di Rumah Sakit Bordeaux University. Hasil pengujian mengonfirmasi adanya wabah norovirus, yang ditularkan melalui kontak orang ke orang dan lingkungan.
Pihak berwenang setempat kemudian mengizinkan orang tanpa gejala turun dari kapal mulai 13 Mei sore, sementara mereka yang terinfeksi diperintahkan tetap berada di dalam kapal dalam isolasi.
Wabah norovirus di kapal pesiar Ambition memicu isolasi massal dan penyesuaian protokol kesehatan. Langkah-langkah sanitasi yang ditingkatkan dan pengujian laboratorium membantu mengidentifikasi penyebaran virus, sementara kebijakan isolasi memisahkan penumpang terinfeksi dari yang sehat. Kejadian ini menyoroti pentingnya respons cepat dan prosedur pencegahan di lingkungan pelayaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Air Kelapa 15 Hari: Hidrasi, Pencernaan, Berat Badan
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
BPOM Tegaskan Indonesia Jadi Pemain Utama ATMP Terapi Gen
Peringatan WMO: El Nino 2026 Siap Guncang Indonesia
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
