Nosstress & Mahalini Rilis 'Rindu Ku Rindu' di Koma

Rizki W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 107 dibaca
Bisik.id
Nosstress & Mahalini Rilis 'Rindu Ku Rindu' di Koma

Gambar atau konten salah?

Nosstress kembali mencuri perhatian publik pada akhir 2025 setelah berkolaborasi dengan penyanyi Mahalini. Lagu Rindu Ku Rindu, yang masuk dalam album Koma, menampilkan keunikan musik akustik Bali yang memikat pendengar.

Album Koma dirilis 30 Oktober 2025. Dalam album berisi sepuluh lagu, Rindu Ku Rindu menjadi salah satu yang paling banyak dipuji karena nuansa hangat dan emosionalnya.

Di Rindu Ku Rindu, ornamen musik Bali dipadukan dengan vokal lembut Mahalini dan alunan akustik khas Nosstress. Hasilnya menciptakan suasana yang menenangkan jiwa pendengar.

Nosstress dibentuk 1 Januari 2008 di Bali. Anggota awalnya adalah Man Angga (vokalis), Guna Warma (gitaris dan vokalis), dan Cok Bagus (harmonika).

Di awal karier, band ini sering tampil dengan cover lagu-lagu akustik. Setelah beberapa waktu, mereka mulai menulis lagu sendiri, menampilkan gaya musik yang unik.

Debut resmi Nosstress datang 1 Oktober 2011 dengan album berjudul Perspektif Bodoh. Album ini menampilkan tema sosial, politik, dan lingkungan yang disajikan dalam harmoni blues dan folk pop khas Bali.

Karya mereka sering mengangkat isu-isu penting, disajikan dalam harmoni yang memikat. Musik Nosstress menjadi suara yang menyuarakan perubahan di masyarakat.

Beberapa lagu yang menjadi hits antara lain Pegang Tanganku, Bersama Kita, Semoga Ya, Hiruk Pikuk Denpasar, Lagu Untukmu, dan Manipulasi Hati. Lagu-lagu ini menonjolkan keunikan musik Bali.

Selain di Indonesia, Nosstress pernah tampil di panggung luar negeri, termasuk di Eropa dan Jerman, memperluas jangkauan musiknya.

Pada 1 Januari 2020, Cok Bagus memutuskan untuk keluar dari band. Sejak itu, Man Angga dan Guna Warma menjadi satu-satunya anggota Nosstress.

Meski sudah berkarier lebih dari delapan belas tahun, Nosstress tetap aktif. Setelah kolaborasi dengan Mahalini, mereka menempuh jadwal manggung yang padat, menunjukkan komitmen mereka terhadap musik.

Alasan Mahalini memilih Nosstress terungkap dalam sebuah podcast YouTube pada 3 Desember 2025. Ia berkata: Mereka (Nosstress) itu bagus banget sebenarnya. Orang Bali pasti tahulah, tetapi di nasional nggak semua orang tahu. Selain itu, mereka segmented, mereka pilih-pilih panggung juga kan. Aku punya dreams, pengen ngenalin Bali itu punya banyak musisi yang hebat.

Mahalini menekankan bahwa Bali menjadi faktor penting dalam memilih kolaborator. Ia juga menyukai genre musik Nosstress yang unik dan berbeda, sehingga kombinasi vokal dan aransemen akustik menjadi sangat menarik bagi pendengar.

Kolaborasi ini menandai langkah berani bagi kedua musisi. Nosstress tetap menjadi pionir musik Bali, sementara Mahalini memperluas jangkauan musiknya ke audiens nasional.

Kisah ini menegaskan bahwa musik Bali tidak hanya dikenal di pulau, tetapi juga dapat meraih perhatian di panggung nasional. Kolaborasi ini menunjukkan potensi sinergi antara musisi lokal dan musisi nasional.

NosstressMahaliniRindu Ku Rindumusik akustik Balialbum Komakolaborasi 2025band Bali

Komentar

Memuat komentar...