Novia Pesik Raih Emas MMA 49kg, Tim Secara 5 Medali Tashkent

Fajar H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 87 dibaca
Bisik.id
Novia Pesik Raih Emas MMA 49kg, Tim Secara 5 Medali Tashkent

Gambar atau konten salah?

Tim nasional Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia mencetak prestasi gemilang di Kejuaraan Asia 2026 yang digelar di Tashkent, Uzbekistan. Keberhasilan ini sekaligus membuka peluang bagi atlet Indonesia untuk tampil di Asian Games Nagoya pada bulan September mendatang.

Dalam kompetisi MMA Asian Championships dan 2nd AMMA Youth Championships 2026, atlet Indonesia berhasil mengumpulkan sejumlah medali. Di kelas senior, Tim Merah Putih meraih lima medali, termasuk satu medali emas yang diperoleh Novia Pesik di nomor Modern MMA 49 kg Women. Empat medali perunggu juga diperoleh Vallensia Fahira Hotmaulidi (Modern MMA 54 kg Women), Dwi Ani Retno Wulan (Traditional MMA 54 kg Women), Panca Julian Saputra (Traditional MMA 60 kg Men), dan Ananda Wahyu Setyo Prabowo (Traditional MMA 77 kg Men).

Di kategori U‑18, Indonesia menorehkan dua medali. Perak diraih oleh Lukas Oliver Lubis Sedlak di nomor U18 Traditional MMA 65 kg Boys, sementara perunggu diperoleh Manayra Maritza Hersianti Siagian di nomor U18 Modern MMA 50 kg Girls.

Tommy Paulus Hermawan, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami), menyatakan kebanggaannya atas pencapaian atlet-asaturnya. Ia menulis, “Para atlet sudah berjuang dengan tampil prima di Tashkent. Kami melihat perkembangan yang sangat positif dari sisi performa, dan daya tahan mereka, serta teknik atlet-asaturnya tampil semakin matang.

Tommy menambahkan bahwa aspek grappling menjadi fokus utama. Ia menjelaskan, “Khususnya dalam aspek grappling, transisi dari striking menjadi permainan grappling, serta kontrol waktu saat pertandingan. Mereka mampu beradaptasi dengan tempo dan karakter lawan-lawan dari berbagai negara Asia.

Kejuaraan Asia ini juga berfungsi sebagai kualifikasi penting bagi perjalanan MMA Indonesia. Beberapa atlet berhasil lolos ke Asian Games yang akan berlangsung pada 20-22 September 2026 Nagoya, Jepang serta Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) di November 2026 Riyadh, Arab Saudi.

Dengan hasil tersebut, Tim Indonesia menempati peringkat ke‑7 di antara 23 negara Asia yang berpartisipasi. Peringkat ini menempatkan Indonesia sebagai negara Asia Tenggara yang masuk dalam tujuh besar di benua tersebut.

Selain atlet medali, beberapa peserta lain juga menunjukkan performa kompetitif. Gibran Alfarizi dan rekan-rekannya menempati posisi kelima di nomor Traditional MMA 65 kg Men bersama Yosua Pratama Purba, Firman Muharram Syach, dan Yusni Nurhayati Hutasoit, yang juga berada di lima besar.

Meski pencapaian ini memuaskan, Tommy menegaskan bahwa hasil ini akan menjadi bahan evaluasi dan persiapan untuk kompetisi multievent yang akan datang. Ia menekankan komitmen PB Pertacami dalam menyiapkan atlet terbaik dari semua kelompok usia, baik muda maupun senior, untuk bersaing di level Asia dan dunia.

Prestasi di Tashkent menandai tonggak penting bagi perkembangan MMA Indonesia. Keberhasilan ini mempertegas tekad federasi untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan persiapan atlet, sehingga Indonesia dapat tetap bersaing di panggung internasional.

Tim MMA IndonesiaKejuaraan Asia 2026TashkentAsian Games Nagoyamedali emasgrapplingPB Pertacami

Komentar

Memuat komentar...