Nyeri Pinggang Pasca Aktivitas: Bukan Selalu Saraf Kejepit

Eko P. · 2 min baca · 50 menit lalu · 29 dibaca
Bisik.id
Nyeri Pinggang Pasca Aktivitas: Bukan Selalu Saraf Kejepit

Gambar atau konten salah?

Setelah seharian beraktivitas, tempat tidur biasanya menjadi tujuan paling dinanti. Namun bagi sebagian orang, saat hendak tidur justru menjadi momennya. Tidak selamanya posisi berbaring dapat memudahkan tidur; justru bisa memicu rasa sakit dan ketidaknyamanan di area pinggang.

Apakah nyeri ini menandakan saraf kejepit? Menurut dokter spesialis bedah saraf, dr Victorio, SpBS, dari Lamina Hospital, secara umum rasa sakit di pinggang sebelum tidur disebabkan otot pinggang atau sendi di tulang belakang yang mengalami overuse.

Selama dikunjungi di Lamina Hospital pada Jumat, 5 Juni 2026, dr Rio menjelaskan, “Belum (saraf kejepit). Itu hanya biasanya gejala dari overuse dari otot atau sendi-sendi di tulang belakang,”. Ia menambahkan, “Dan kalau memang kita koreksi posisinya atau kita istirahat dia sembuh, berarti itu bukan saraf kejepit.”

Dr Rio mengakui bahwa rasa sakit yang muncul dapat terasa menyiksa bagi sebagian orang. Ia membagikan beberapa tips bila kondisi tersebut muncul. “Di momen dia terjadi nyeri yang hebat, di waktu awal yang bisa kita lakukan pertama istirahat, kedua kita boleh kompres dengan kompres dingin di titik yang paling sakit,” katanya. Ia menjelaskan, “Itu apabila terjadi di detik-detik pertama, tapi kalau sudah dua atau tiga hari, kita bisa ganti kompres kita dengan yang hangat.”

Menurut dr Rio, saraf kejepit tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan gejala nyeri pinggang. Biasanya, ada tanda-tanda khas lain yang menyertainya. “Kalau yang sudah dirasakan oleh pekerja itu nyeri pinggang, yang menjalar sampai ke kaki atau kita bilang radicular pain itu kita sudah bilang sesuatu red flag,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa nyeri ini biasanya dapat dirasakan sampai paha, lutut, betis, bahkan telapak kaki.

“Nah itu disarankan langkah pertama adalah berobat ke dokter agar diperiksa lebih lanjut,” tutupnya. Dengan begitu, pasien dapat mengetahui apakah penyebabnya memang overuse atau ada kondisi lain yang memerlukan penanganan khusus.

Kesimpulannya, nyeri pinggang setelah aktivitas berat sering kali disebabkan oleh overuse otot atau sendi. Namun, bila nyeri menyebar ke kaki dan terasa seperti radicular pain, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan tidak ada saraf kejepit.

nyeri pinggangoverusesaraf kejepitradicular painkompres dinginLamina Hospitaldokter spesialis bedah saraf

Komentar

Memuat komentar...