OJK dan DPR Komisi XI Bahas Kredit Program Perumahan
Gambar atau konten salah?
Pada 1 April 2026, OJK dan Komisi XI DPR bertemu di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta untuk membahas kredit yang disalurkan ke program pemerintah. Pertemuan ini menjadi forum penting bagi kedua lembaga.
Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi, yang akrab dipanggil Kiki, membuka rapat dengan menyampaikan data realisasi kredit industri jasa keuangan. Ia menegaskan komitmen OJK dalam mendukung program pemerintah.
Realisasi kredit untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp 1,21 triliun, disalurkan ke 1.373 SPPG hingga Januari 2026. Angka ini menunjukkan besarnya dukungan finansial yang diberikan kepada masyarakat.
Friderica mengutip: \"Kami telah mendorong berbagai program strategis seperti Makan Bergizi Gratis dengan realisasi pembiayaan mencapai Rp 1,21 triliun,\" dalam rapat bersama Komisi XI DPR. Ia menekankan pentingnya pembiayaan tersebut.
Program MBG juga didukung melalui skema securities crowdfunding yang melibatkan tiga penerbit dan 266 pemodal. Skema ini membuka peluang investasi bagi masyarakat kecil dan menengah.
Selain itu, OJK memberikan insentif khusus bagi lembaga jasa keuangan agar dapat memperluas akses pendanaan. Insentif ini bertujuan memperkuat jaringan kredit di seluruh Indonesia.
Realisasi kredit untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mencapai Rp 174 triliun. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi desa dengan memberikan akses modal kepada koperasi lokal.
Friderica menyatakan: \"Penguatan ekonomi desa juga dilakukan melalui pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang juga kami lihat sudah mencapai angka Rp 174 triliun,\" menambahkan bahwa dukungan ini penting bagi pembangunan desa.
Untuk program pembangunan 3 juta rumah, OJK mencatat realisasi kredit sebesar Rp 1,44 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membiayai 11.468 unit rumah, meningkatkan akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Friderica menutup dengan: \"Dukungan terhadap program 3 juta rumah dengan realisasi Rp 1,44 triliun untuk 11.468 unit, untuk memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,\" menegaskan peran OJK dalam pembangunan infrastruktur perumahan.
Data ini menegaskan bahwa OJK berperan aktif dalam mendukung program pemerintah melalui kredit yang disalurkan ke sektor sosial dan perumahan. Realisasi kredit ini mencerminkan komitmen lembaga terhadap pembangunan ekonomi nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kimia Farma Menunggu Arahan Bio Farma, Danantara Siap Pisahkan
KAI Siap Luncurkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer
Kimia Farma Balikkan Kerugian, Capai Laba Rp123,63 Miliar
Prabowo Ganti Pimpinan BGN, Tegaskan Tanpa Toleransi Korupsi
Asuransi Astra Tumbuh Meski Tekanan Nilai Tukar & Suku Bunga
Menteri Keuangan: Rupiah Terkena Rumor, Bank Indonesia Fokus
Berita Terbaru
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
