OKU Luncurkan Beasiswa Kedokteran bagi Siswa Kurang Mampu
Gambar atau konten salah?
Di Ogan Komering Ulu, pemerintah kabupaten mulai mempromosikan beasiswa kedokteran bagi siswa kurang mampu. Program ini diluncurkan pada 13 April 2026, sebagai tindak lanjut perintah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mempercepat penambahan tenaga dokter di tanah air.
Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, mengumumkan inisiatif ini setelah menegosiasi kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia mengatakan, "Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan penambahan tenaga dokter di Indonesia. Kami ingin memberi kesempatan kepada anak-anak OKU yang berprestasi namun kurang mampu untuk meraih cita-cita menjadi dokter," sambil menegaskan bahwa program ini akan membuka pintu bagi siswa yang berprestasi namun tidak mampu secara finansial.
Proses seleksi dimulai dengan sosialisasi kepada kepala sekolah SMA sederajat di wilayah kabupaten. Waktu penarikan peserta singkat, karena seleksi masuk UIN dijadwalkan pada Juni. Sekolah diminta mengusulkan siswa yang memenuhi kriteria, lalu tim pemkab melakukan verifikasi langsung. Setelah verifikasi, sekitar 20 peserta terbaik akan dipilih untuk mengikuti seleksi di UIN Jakarta.
Selama proses seleksi, tim akan turun langsung ke sekolah untuk memeriksa dokumen dan menilai kemampuan siswa. "Kemudian masuk ke dalam persyaratan seleksi, setelah itu tim akan turun langsung mengecek hingga mencapai 20 orang untuk dibawa ke UIN untuk dididik menjadi dokter," jelas Bupati. Proses ini dijamin transparan, tanpa praktik korupsi, kolusi, atau nepotisme.
Syarat utama meliputi nilai minimal 80 di mata pelajaran Biologi, Kimia, dan Bahasa Inggris. Siswa juga harus berasal dari keluarga kurang mampu. "Pada intinya jika nilai Biologi, Kimia dan Bahasa Inggris 80 dan tidak mampu, bisa ikut," tegasnya. Selain itu, peserta harus siswa kelas XII SMA atau sederajat di OKU, memiliki prestasi, berdomisili minimal tiga tahun di wilayah kabupaten, dan bersedia menyelesaikan pendidikan hingga tuntas.
Peserta yang lolos akan mendapatkan pendampingan khusus selama tahun pertama perkuliahan. Pendampingan ini bertujuan membantu mereka mengejar ketertinggalan dengan mahasiswa dari daerah perkotaan. Bupati berharap program ini dapat mengurangi kekurangan dokter di kabupaten dan membuka akses pendidikan kedokteran bagi masyarakat kurang mampu.
Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kekurangan tenaga medis sekaligus memberi peluang bagi siswa berprestasi di OKU. "Semoga dengan program ini Kabupaten OKU tidak lagi kekurangan dokter, dan lulusan UIN asal OKU dapat mengabdi untuk daerah," tambahnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pengumuman Hasil Seleksi SPMB Sumsel 2026/2027: Tanggal 6 Juni
BKK Palembang Tegakkan Skrining Kesehatan Jemaah Haji
40 Titik Panas Terpantau di Muratara, Risiko Karhutla Tinggi
Polda Sumsel dan PTPN IV Perkuat Kerja Sama Keamanan Aset
Gubernur Bengkulu Minta BPKAD Cepat Pencairan Gaji ke-13 ASN
Kebakaran Hutan Musi Rawas Utara Terus, Muba Terkendali
Berita Terbaru
Cuaca Berawan di Bandung 05 Juni 2026, Suhu 17‑30°C
Zodiak Gemini 5 Juni 2026: Energi Cinta & Karier Seimbang
Zodiak Aries: Energi Positif di Tanggal 5 Juni 2026
Zodiak Cancer 5 Juni 2026: Peluang Cinta dan Karir
Zodiak Virgo 5 Juni 2026: Hari Perubahan Kecil, Penuhi Potensi
Zodiak Leo 5 Juni 2026: Energi, Hubungan, Karier & Kesehatan
Zodiak Libra 5 Juni 2026: Panduan Harian dan Keberuntungan
Zodiak Taurus 5 Juni 2026: Rasa Aman, Keingintahuan & Peluang Baru
Zodiak Scorpio 5 Juni 2026: Energi Unik Hari Ini, Panduan Harian
Zodiak Sagittarius 5 Juni 2026: Prediksi Harian dan Energi Positif
