One Way Nasional Tol Jawa Tengah Bantu Mudik Lebaran Lancar
Gambar atau konten salah?
Pada hari Selasa, 24 Maret 2026, arus balik mudik Lebaran diperkirakan mencapai puncak hari ini. Untuk mengatasi potensi kemacetan, pemerintah memutuskan menerapkan kebijakan one way nasional di beberapa tol utama di Jawa Tengah.
Di Gerbang Tol Kalikangkung, one way nasional sudah diberlakukan sejak pukul 14.25 WIB. Sebelumnya, arus lalu lintas di sana cukup padat, namun setelah kebijakan diberlakukan, kendaraan mulai melaju lebih lancar.
Salah satu pemudik dari Jogja, Ahmad, berusia 48 tahun, memilih waktu keberangkatan yang tepat agar dapat memanfaatkan one way nasional. Ia menyesuaikan jadwal perjalanan dengan kebijakan tersebut.
Ahmad mengaku, Pas kita pulang ke sini one way, lancar. Terus ini mau balik juga one way, semoga nanti nggak ada kendala. Kita mengepaskan waktu dengan one way,
kata Ahmad di GT Kalikangkung, Selasa (24 Maret 2026).
Ia menilai kebijakan itu membuat perjalanan lebih cepat. Ahmad melanjutkan, Memang kita pulang juga mepet waktu Lebaran, terus ini balik juga mepet waktu Lebaran. Sengaja bisa lebih lancar lah,
lanjutnya.
Ahmad berangkat bersama lima anggota keluarganya, berusaha mengejar waktu kerja di Bogor pada hari berikutnya. Ia mengatakan, Memang ngejar besok harus sudah ngantor. Jadi mau nggak mau berangkat sekarang, walau puncak arus balik,
ujar Ahmad.
Meskipun sempat tersendat di Magelang akibat hujan, kondisi lalu lintas di tol tetap normal. Ahmad menyebut, Kalau di tol lancar. Tadi belum masuk one way. Agak nyendat di Kota Magelang, nggak terlalu nyendat sih, ramai-lancar. Tapi harapannya nanti bisa pas dan tetap lancar,
ujarnya.
Di sisi lain, pemudik dari Kudus, Edi, berusia 42 tahun, juga merasakan manfaat kebijakan one way nasional. Ia menilai perjalanan kali ini terasa lebih lancar dibanding tahun sebelumnya, bahkan saat puncak arus balik.
Edi mengaku, Alhamdulillah lancar. Kebetulan bisa di depan pas mau one way juga, jadi lebih cepat,
kata Edi.
Menurutnya, penerapan one way nasional membantu bagi pemudik yang hendak ke Jakarta, karena membuat ruas jalan lebih lebar. Ia menambahkan, Kalau one way sih bagus, jalannya jadi lebih lebar. Cuma kendalanya di rest area kadang bingung, apalagi untuk mobil listrik, belum memadai, masih terbatas dan sering antre,
jelasnya.
Edi, yang berprofesi sebagai PNS, memilih kembali saat puncak arus balik karena harus segera masuk kerja. Ia menyatakan, Kita tiap tahun mudik, dibanding tahun lalu lebih baik tahun ini. Tahun sebelumnya agak macet-macet, tahun ini pas masa puncaknya masih lancar,
ujarnya.
Aris, pemudik asal Semarang berusia 55 tahun, juga menyesuaikan waktu keberangkatan agar dapat langsung masuk jalur one way nasional. Ia mengatakan, Tadi saya jam 13.45 WIB keluar dari Tol Tembalang, harapannya sampai sini sudah dibuka one way, dan kebetulan pas,
ujarnya.
Aris menilai arus mudik tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu. Ia menambahkan, Rest area itu yang susah, sering penuh. Jadi solusinya ya kita cari yang berikutnya karena nggak buru-buru juga,
katanya.
Ia memperkirakan durasi perjalanan tahun ini bisa lebih cepat sekitar 20 persen dibanding tahun lalu. Aris berharap penerapan one way nasional selama arus balik dapat terus berjalan optimal. Ia menyatakan, Tahun lalu walaupun one way traffic-nya lebih panjang, kalau sekarang saya melihatnya semenjak one way terus rest area lebih banyak, lebih lancar. Harapannya lebih optimal lah,
harapnya.
Kebijakan one way nasional ini diharapkan membantu pemudik menghindari kemacetan, meski masih ada kendala di rest area. Para pemudik mengakui bahwa meskipun perjalanan lebih lancar, mereka tetap harus mencari alternatif tempat istirahat, terutama saat berbuka puasa atau sahur.
Secara keseluruhan, pengalaman para pemudik di berbagai kota menunjukkan bahwa kebijakan one way nasional dapat mempercepat perjalanan, namun masih memerlukan penyesuaian di titik-titik kritis seperti rest area. Harapan mereka adalah agar kebijakan ini tetap berjalan optimal di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
Berita Terbaru
Raffi Ahmad Operasi Benjolan Bahu Setelah Haji, Tertutup
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Peternak Sapi Perah Dusun Brau Siap Hadapi Musim Kemarau
Prabowo Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di Sentul
Indonesia Open 2026: 16 Besar di Istora Senayan, Menang
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
Messi Terima Penghargaan Putri Asturias di Kansas City
Garuda Muda vs Timor Leste: Piala AFF 2026 di Sumut
Safari Apple: Kecepatan, Baterai, dan Privasi Unggul
