Operasi Ketupat Musi 2026 Berakhir, Polda Sumsel Siap Laga

Fitri A. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 58 dibaca
Bisik.id
Operasi Ketupat Musi 2026 Berakhir, Polda Sumsel Siap Laga

Gambar atau konten salah?

Operasi Ketupat Musi 2026 akan segera berakhir, menandai akhir periode tugas khusus di wilayah Sumatera Selatan. Semua instansi keamanan sudah kembali menjalankan tugas sehari‑hari seperti biasa.

Rabu, 25 Maret 2026, pukul 07.00 WIB, Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho memimpin apel pagi sekaligus acara halal bihalal di halaman Mapolda Sumsel. Momen ini menandai kembali aktivitas kedinasan dan menjadi ajang konsolidasi internal untuk menyelaraskan kebijakan pasca‑Lebaran.

Sandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan, Idulfitri, hingga Hari Raya Nyepi. Ia mengatakan, “Keberhasilan pengamanan ini adalah hasil kerja bersama. Ini menjadi modal kepercayaan publik yang harus kita jaga dan tingkatkan,” kepada wartawan.

Meski sudah kembali ke rutinitas, Sandi menegaskan bahwa personel harus tetap siaga penuh, khususnya dalam memantau dinamika arus balik dan situasi kamtibmas di wilayah Sumsel. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan setelah cuti bersama.

Selain itu, Kapolda menyoroti potensi Karhutla sebagai ancaman serius. Ia mengatakan, “Karhutla tidak bisa ditangani secara sektoral. Kita harus bergerak bersama dan lakukan pencegahan sejak dini.”

Data dan prediksi dari BMKG menunjukkan musim kemarau 2026 diperkirakan datang lebih awal dan lebih kering dibanding tahun sebelumnya, dengan puncak pada Juli hingga Agustus. Kondisi ini meningkatkan risiko hotspot yang dapat berkembang menjadi kebakaran.

Untuk itu, Sandi menginstruksikan seluruh jajaran memperkuat langkah mitigasi: sinergi lintas instansi, pemetaan wilayah rawan, edukasi masyarakat, dan pencegahan praktik pembakaran lahan. Semua upaya ini bertujuan mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dini.

Dengan langkah-langkah tersebut, Polda Sumsel berharap dapat menjaga keamanan, menanggulangi potensi kebakaran, dan melindungi kepercayaan publik yang telah dibangun selama operasi.

Operasi Ketupat Musi 2026Kapolda SumselKarhutlaBMKGKebakaran hutanKeamananMitigasiKepercayaan publik

Komentar

Memuat komentar...