ORADO Resmi Jadi Anggota KONI, Domino Menjadi Olahraga Nasional

Ika P. · 2 min baca · 50 menit lalu · 24 dibaca
Bisik.id
ORADO Resmi Jadi Anggota KONI, Domino Menjadi Olahraga Nasional

Gambar atau konten salah?

PB ORADO – organisasi olahraga domino nasional – bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. Pertemuan ini menandai langkah penting bagi ORADO setelah resmi menjadi anggota ke-82 KONI Pusat.

Menjadi anggota KONI berarti ORADO kini memiliki pengakuan resmi sebagai badan pengurus cabang olahraga domino di Indonesia. Dalam keterangan persnya, Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, mengungkapkan: “Alhamdulillah, ORADO telah resmi menjadi anggota KONI Pusat. Kami menyampaikan kepada Bapak Yusril bahwa capaian ini bukan hanya pengakuan terhadap organisasi, tetapi juga amanah besar untuk membangun olahraga domino yang profesional, terstruktur, dan berprestasi.”

Perjalanan menuju status ini tidak singkat. Sebelum mendapat pengesahan KONI, ORADO harus memperoleh dukungan dari berbagai lembaga, termasuk Kementerian Hukum Republik Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, serta Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Semua langkah ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, yang menegaskan peran ORADO sebagai induk organisasi cabang olahraga domino nasional.

Dengan status baru, ORADO menegaskan tanggung jawabnya: “Status ini memberikan kepastian hukum sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus mengembangkan olahraga domino melalui pembinaan, kompetisi, edukasi, dan penguatan organisasi secara berkelanjutan.”

Struktur organisasi ORADO kini mencakup 38 cabang provinsi dan 309 pengurus cabang kabupaten/kota. Jaringan ini menjadi fondasi utama dalam membangun sistem pembinaan berjenjang, profesional, dan berkelanjutan. Untuk menstandarisasi permainan, ORADO telah menyusun The Law of Domino 101, yang memuat aturan permainan, sistem kompetisi, perangkat pertandingan, serta standar nasional. Seperti yang dikatakan Yooky: “Olahraga yang besar harus memiliki aturan yang jelas dan standar yang sama. Karena itu ORADO menyusun The Law of Domino 101 sebagai pedoman nasional dalam penyelenggaraan olahraga domino di seluruh Indonesia.”

Program pengembangan ORADO meliputi berbagai kategori pertandingan:

  • Perorangan putra dan putri
  • Pasangan putra dan putri
  • Pasangan campuran
  • Beregu putra dan putri

Selain itu, ORADO sedang membangun sistem liga dan kompetisi berjenjang, yang meliputi:

  • Kejuaraan Cabang (Kejurcab)
  • Kejuaraan Provinsi (Kejurprov)
  • Kejuaraan Nasional (Kejurnas)
  • Kompetisi antarklub berkelanjutan

Menurut Yooky, “Pembinaan tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu kami membangun sistem kompetisi berjenjang agar atlet memiliki ruang berkembang dari tingkat daerah hingga nasional.”

Di bidang pendidikan dan sosialisasi, ORADO memperluas pengenalan domino ke sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat luas. Organisasi juga menyiapkan penyusunan kurikulum domino, sebagai bagian dari pembinaan usia dini dan pengembangan olahraga berbasis kecerdasan. Yooky menegaskan: “Domino bukan sekadar permainan masyarakat. Di dalamnya terdapat unsur strategi, konsentrasi, sportivitas, kecerdasan berpikir, serta pembentukan karakter kompetitif yang menjadi nilai penting dalam olahraga modern.”

Menutup pernyataannya, Yooky menegaskan visi ORADO sebagai wadah yang menghubungkan seluruh potensi domino Indonesia: “Kami meyakini olahraga domino bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, persatuan, dan kontribusi sosial bagi masyarakat. Karena itu ORADO ingin menjadi wadah yang mampu menghubungkan seluruh potensi domino Indonesia dalam satu tujuan besar.”

Keseluruhan perkembangan ini menandai langkah signifikan bagi ORADO dalam memajukan domino sebagai olahraga nasional, menegaskan komitmen terhadap profesionalisme, dan membuka peluang bagi atlet serta penggemar domino di seluruh Indonesia.

ORADOKONIdominoThe Law of Domino 101kompetisi berjenjangpendidikan dominoKementerian Hukum

Komentar

Memuat komentar...