Paku Buwono XIV Purbaya Ganti Jarik di Acara Halalbihalal Solo
Gambar atau konten salah?
Solo, 26 Maret 2026 – Paku Buwono XIV Purbaya menggelar acara halalbihalal di Sasana Narendra, Keraton Solo. Pada hari Kamis, para tamu dapat menikmati sambal goreng dan opor yang disajikan secara prasmanan.
Acara ini menampilkan tradisi Jawa yang khas. Paku Buwono XIV Purbaya mengenakan beskap hijau dan jarik bermotif parang. Warna busana ini sejalan dengan pakaian sang ibu, GKR Paku Buwono XIII, serta dua kakak perempuan, GKR Panembahan Timoer Rumbay dan GKR Dewi Ratih Widyasari. Sementara adik Paku Buwono XIII memakai kebaya oranye. Semua duduk di kursi yang telah disiapkan.
Namun, saat acara berlangsung, Paku Buwono XIV Purbaya sempat mengganti jarik. Perubahan ini menjadi bahan pembicaraan di media sosial, khususnya di grup Facebook Pemerhati Karaton Mataram Hadiningrat. Seorang anggota grup menuliskan: "Gusti Purbaya awalnya menghadiri acara dengan jarik terbalik, kemudian saat sesi acara sudah berjalan cukup lama sepertinya hal itu baru disadari oleh orang‑orang sekitar yang membuat Gusti Purbaya sempat berganti pakaian," kata tersebut.
Pengageng Sasana Wilapa, Paku Buwono XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay, menjelaskan alasan di balik pergantian jarik. Ia mengatakan, "Itu hanya karena lerengnya kuwalik (terbalik)," ia mengaku. Rumbay menambahkan bahwa saat menata busana PB XIV Purbaya terdapat kekeliruan pada penata busana. Ia berkata, "Ganti jarik, karena ternyata yang miru (melipat) jarik juga salah," ia menyampaikan.
Di samping itu, Rumbay mengungkapkan bahwa proses pemakaian busana dilakukan dengan terburu‑buruan. Ia menyatakan, "Wajar saja ketika kita terburu‑buruan kemudian ada kesalahan, karena sebetulnya kemarin kita semua itu sedang diare," ia menegaskan. Ia juga menambahkan, "I, Gusti Sekar, ibu dan beliau itu dari malam sebelumnya sedang diare karena kami mungkin salah makan sesuatu, ini hanya karena terburu‑buruan saja sih," ia sampaikan.
Rumbay menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak perlu dibesar‑besar. Ia menegaskan, "Menurut saya tidak ada yang perlu perhatian khusus atau dikait‑kaitkan dengan pertanda dan lain sebagainya ya. Ini kan hanya hal kecil yang bisa segera dibetulkan lagi," ia menutup pernyataannya.
Acara halalbihalal Sri Susuhunan Paku Buwono Empat Belas ini dihadiri oleh sang ibu, GKR Paku Buwono XIII, dua kakak perempuan, serta keluarga dan Abdi Dalem. Keluarga inti Paku Buwono XIV Purbaya juga hadir, termasuk kakak dan adik Paku Buwono XIII. Masyarakat umum dipersilakan masuk, bersalaman, dan menikmati hidangan yang telah disediakan.
Selama acara, Paku Buwono XIV Purbaya memulai dengan sungkem kepada sang ibu, GKR Paku Buwono XIII, kemudian sungkem kepada dua kakak perempuan, dan sungkem kepada adik Paku Buwono XIII. Setelah sungkeman keluarga inti selesai, Paku Buwono XIV Purbaya bersama keluarga berdiri di tangga Sasana Narendra. Mereka menyalami para sentono dalem, abdi dalem, dan puluhan warga yang hadir. Para hadirin kemudian dipersilakan menyantap makanan yang telah disediakan.
Perubahan busana Paku Buwono XIV Purbaya, meski menjadi sorotan di media sosial, tidak mengurangi makna acara. Hal ini menegaskan bahwa dalam tradisi Jawa, kesalahan kecil dapat diperbaiki tanpa mengorbankan esensi acara. Paku Buwono XIV Purbaya dan keluarganya tetap menegaskan bahwa hal tersebut hanyalah kejadian kecil yang segera dapat dibetulkan, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif pada acara halalbihalal yang berlangsung di Keraton Solo.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
KAI Commuter Tandai Penumpang Merokok di KRL di Palur
Kera Liar Merusak Rumah Pak Wahyu, Evakuasi 20 Menit
Prabowo Panggil Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Ganti Dadan
Berita Terbaru
SIM Baru Kini Verifikasi Wajah, Mulai 1 Juli 2026 Indonesia
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
