Palembang Berhasil Turun Harga, Deflasi 0,04% di April 2026
Gambar atau konten salah?
Badan Pusat Statistik Kota Palembang melaporkan adanya deflasi 0,04 % secara bulanan pada bulan April 2026. Angka ini menandai penurunan harga di kota tersebut, setelah beberapa bulan sebelumnya mengalami kenaikan inflasi.
Menurut Kepala BPS Kota Palembang, Edi Subeno, penurunan harga ini dipengaruhi oleh penurunan harga emas perhiasan. Ia menyatakan, “Penyumbang utama deflasi bulan April 2026 secara month to month adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil 0,14%. Komoditas penyumbang utama deflasi month to month adalah emas perhiasan,” ujarnya, 04 Mei 2026.
Deflasi tersebut muncul setelah inflasi bulanan Palembang mencapai puncak pada Februari 2026. “Puncaknya di minggu Februari 2026, angkanya menjadi 0,58 %. Dan alhamdulillah berkat kerja keras tim TPID, April 2026 kita terkoreksi menjadi deflasi sebesar 0,04 %,” tambah Edi.
Ia menegaskan bahwa kinerja inflasi April 2026 tidak hanya lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya, tetapi juga lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “April 2026 lebih rendah daripada inflasi tahunan Maret 2026 dan lebih rendah daripada inflasi tahunan April 2025,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, BPS mencatat inflasi tahunan Kota Palembang berada di angka 1,71 %. Sementara inflasi kumulatif atau tahun kalender April 2026 dibanding Desember 2025 sebesar 0,88 %. Angka-angka ini menunjukkan pergerakan harga yang relatif stabil di kota tersebut.
Edi menyoroti posisi Palembang yang cukup kompetitif dibandingkan kabupaten dan kota lain di Sumatera Selatan. “Kota Palembang ini sangat berpengaruh terhadap inflasinya di level Provinsi. Karena 60 persen itu dari empat kabupaten‑kota penghitung inflasi, 60 persennya ada di Palembang,” jelasnya.
Hasilnya, berdasarkan data BPS, deflasi Palembang sejajar dengan angka inflasi Provinsi Sumatera Selatan di level minus 0,04 %, di bawah inflasi nasional yang tercatat 0,13 %. Perbandingan ini menegaskan bahwa kota Palembang memiliki kontribusi signifikan terhadap dinamika harga di tingkat provinsi.
Secara ringkas, data menunjukkan bahwa Palembang berhasil menurunkan inflasi menjadi deflasi pada bulan April 2026, menandai perubahan positif setelah periode kenaikan sebelumnya. Perubahan ini juga mencerminkan peran penting kota dalam mempengaruhi tren harga di Sumatera Selatan secara keseluruhan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Harga Emas Antam Palembang Naik Tipis 2.000 Rupiah
OKU Kirim Paket Sembako ke Korban Kebakaran Pasar Baru
Muharram 2025: Sepuluh Amalan Penting Memulai Tahun Baru Islam
270 Personel Dishub & Polrestabes Lindungi CFD Palembang
Lebih dari 40 Tema Tahun Baru Islam 2026 untuk Semua Usia
Polres Bangka Barat Tanam 100 Pohon Buah di Lahan Tambang
Berita Terbaru
Pawai Pesta Kesenian Bali ke-48 di Renon, 13 Juni 2026
185 Posisi PPPK Tendik Sekolah Rakyat 2026 untuk SMA/SMK
Maroko Hadapi Brasil di Piala Dunia 2026: Titik Awal Baru
Sabar & Reza Raih Kemenangan Semifinal Open Australia 2026
IPO SpaceX Bawa Jutaan Rupiah bagi Ribuan Karyawan
Banjir di Jakarta Wabah Sakit Flu, Banyak Rumah Terendam
MUI Minta Prabowo Jaga Purbaya, Menteri Keuangan Serta
