IPO SpaceX Bawa Jutaan Rupiah bagi Ribuan Karyawan
Gambar atau konten salah?
SpaceX, perusahaan antariksa yang dipimpin Elon Musk, meluncurkan sahamnya di pasar saham dan harga per saham melonjak lebih dari 19% menjadi USD 160,95. Dengan kenaikan ini, valuasi perusahaan diperkirakan melampaui USD 2 triliun, menjadikan nilai pasar sekitar USD 2,1 triliun.
“Ini adalah peluncuran yang sukses, tidak diragukan lagi. Permintaan publiknya ada, jadi itu hal bagus. Namun sekarang kita akan menunggu dan melihat apakah saham tersebut dapat mempertahankan harga atau apakah ini hanya didorong oleh euforia kerumunan investor ritel.”, kata Jay Woods dari Freedom Capital Markets.
Peristiwa ini menandai Elon Musk sebagai triliuner pertama di dunia. Namun, keuntungan dari penawaran umum perdana (IPO) tidak hanya dirasakan oleh Musk atau eksekutif tingkat atas. Banyak karyawan biasa juga akan memperoleh bagian keuntungan yang signifikan.
Menurut analisis Hill.com yang dikutip New York Times, lebih dari 4.400 karyawan aktif maupun mantan karyawan SpaceX kemungkinan besar akan menjadi jutawan ketika perusahaan tersebut melantai di bursa. Sekitar 400 di antaranya diperkirakan akan mengantongi USD 100 juta atau lebih. Analisis tersebut menyoroti bahwa tidak semua penerima kekayaan ini adalah para petinggi; bahkan karyawan kerah biru dengan upah per jam di lokasi peluncuran juga termasuk.
“IPO SpaceX diperkirakan akan menciptakan 4.000 jutawan baru, termasuk beberapa pekerja kantin yang paket kompensasinya mencakup opsi saham karyawan,” tulis sebuah unggahan di X. Hal ini menegaskan pelajaran penting tentang bagaimana aset yang tepat dapat mengubah hidup seseorang di Amerika.
Contoh nyata karyawan yang mendadak tajir adalah Trevor Hise. Ia bergabung dengan SpaceX setelah lulus kuliah, meskipun orang tuanya menginginkan ia mengambil pekerjaan yang lebih stabil di General Electric. Selama 12 tahun di SpaceX, Hise mengumpulkan lebih dari 100.000 lembar saham melalui pekerjaannya sebagai insinyur peluncuran. Pada perkiraan harga IPO sebesar USD 135 per saham, kepemilikannya akan bernilai setidaknya USD 13,5 juta. Karena harga saham SpaceX melonjak, harta Hise pun terus naik.
“Skala dari semua ini sungguh di luar nalar,” kata Hise yang dikutip Yahoo News. Kini di usianya yang ke-37 tahun, Hise menganggap dirinya sudah setengah pensiun.
Secara keseluruhan, IPO SpaceX membuka pintu bagi ribuan karyawan untuk mengakses kekayaan yang sebelumnya tidak terjangkau. Kenaikan harga saham yang signifikan menandai peluang besar bagi mereka yang memiliki opsi saham, sementara ketidakpastian tentang keberlanjutan harga menambah ketegangan di kalangan investor ritel.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ref Cam di Kepala Wasit Piala Dunia 2026: Tampilan Baru
Burung Perkici Muka Biru Kembali Terlihat di Pulau Buru
Burung Perkici Muka Biru Kembali Terlihat di Pulau Buru
Lenovo hadirkan Football AI Pro untuk Piala Dunia 2026
Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa di Tabuk, NEOM
Apple dan Intel Bekerja Sama Produksi Chip di AS 2026
Berita Terbaru
Hakim Danish Dominasi Moto3 FP1 Brno, Veda Ega 22nd
Pemerintah Indonesia Luncurkan Program Peningkatan Air Minum
Banjir Boalemo 486 Jiwa Terganggu, Polsek & SMK Terdampak
Hari Sushi Internasional: Asalnya Asia Tenggara, Bukan Jepang
Saka Tidak Jadi Starter Inggris, Tuchel Bertindak Cermat
Titik Nol Singaraja: Penataan Harmonis Purusa‑Pradana
