Palembang Tegaskan Persyaratan Kesehatan Jemaah Haji 2026
Gambar atau konten salah?
Palembang – Persyaratan kesehatan bagi jemaah haji 2026 menegaskan bahwa setiap calon haji harus berada dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit berat maupun menular. Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Palembang, Emmilya Rosa, menegaskan bahwa penyakit yang menjadi perhatian meliputi jantung berat yang tidak terkontrol, gagal ginjal tahap akhir, gangguan mental berat, kanker stadium lanjut, serta penyakit menular berbahaya seperti tuberkulosis (TBC) aktif.
“Pemerintah Arab Saudi mensyaratkan bahwa setiap jemaah harus mampu secara fisik dan tidak menderita penyakit menular atau kronis berat yang dapat membahayakan dirinya maupun orang lain,” ujarnya pada 15 April 2026.
Emmilya menambahkan, “Jadi mohon maaf, kalau nanti ada yang indikasi positif, berarti tidak bisa kita berangkatkan,” katanya. Pernyataan ini menegaskan bahwa calon jemaah yang terindikasi mengalami kondisi tersebut berpotensi tidak diberangkatkan, sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji.
Semua jemaah harus dalam kondisi stabil dan layak terbang, serta mampu menjalankan rangkaian ibadah secara mandiri. Pemeriksaan kesehatan nanti akan dilakukan secara menyeluruh oleh tim medis untuk melihat kesiapan fisik jemaah,” ujarnya.
Pemeriksaan kesehatan akhir untuk menentukan kelayakan terbang setiap calon jemaah dijadwalkan mulai berlangsung pada 21 April 2026, bertepatan dengan masuknya jemaah ke asrama haji. Tim medis akan menilai kondisi kesehatan setiap jemaah secara menyeluruh. Jika ditemukan kondisi yang belum memenuhi syarat, jemaah akan dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan hingga penetapan status akhir kelayakan.
“Kita akan lakukan pemeriksaan, dan nanti ditentukan apakah jemaah tersebut laik atau tidak laik terbang,” tuturnya.
Dengan prosedur ini, pihak Palembang memastikan bahwa hanya jemaah yang benar-benar sehat dan layak terbang yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi. Proses ini juga bertujuan mengurangi risiko penyebaran penyakit menular selama perjalanan dan di tanah suci. Sehingga, setiap calon haji diharapkan dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman dan lancar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
