Pancingan Australia Dorong Konsumsi Ikan Mas Bagi Populasi

Bima J. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
Pancingan Australia Dorong Konsumsi Ikan Mas Bagi Populasi

Gambar atau konten salah?

Para pemancing di seluruh Australia didorong untuk mengambil bagian dalam mengendalikan populasi ikan karper, atau Cyprinus carpio, yang kini menimbulkan masalah di perairan negara tersebut.

Tracy Hill, pemilik restoran Coorong Wild Seafood di Adelaide, menyarankan para pemancing agar mempertimbangkan mengonsumsi ikan mas. Ia percaya bahwa konsumsi ini dapat membantu mengurangi populasi yang menimbulkan kerugian jutaan dolar setiap tahunnya bagi negara bagian.

Hill berkata kepada Yahoo News: "Ini protein kelas satu dan rasanya fantastis," dan menekankan bahwa ikan mas biasa dimakan di Indonesia, namun di Australia belum menjadi santapan umum.

Ikan invasif ini dianggap salah satu hama pendatang paling merusak di perairan Australia. Seorang jubir dari Department of Primary Industries and Regional Development New South Wales menjelaskan: "Mereka dikenal sebagai hama karena kebiasaan makannya di dasar perairan yang merusak, mengaduk-aduk sedimen dan mengeruhkan air."

Hill dan suaminya, Glen, mengolah sekitar 300–400 kg ikan mas setiap minggu. Mereka menjual filet tanpa tulang seharga USD 25 per kilogram. Hill yakin bahwa jika pemancing melakukan hal serupa, masalah dapat teratasi.

Di New South Wales, pemancing dapat menargetkan ikan mas dengan metode legal. Tidak ada batasan jumlah tangkapan, bahkan pemerintah mendorongnya.

Namun di negara bagian lain—Australia Selatan, Queensland, dan Victoria—melepaskan ikan mas kembali ke air adalah ilegal. Hill berpendapat hal ini menimbulkan masalah baru. Ia mengatakan: "Ketika pemancing rekreasi menangkapnya, mereka meninggalkannya menggelepar di tepi sungai," dan melanjutkan: "Tidak ada yang bisa mereka lakukan dengan ikan itu, jadi ikan tersebut hanya tergeletak dan membusuk atau mereka membawanya pulang lalu menguburnya di pekarangan mereka."

Pemerintah federal mempertimbangkan melepaskan virus herpes kontroversial ke perairan, yang diklaim dapat menurunkan populasi ikan mas hingga 60 persen. Hill menolak ide tersebut. Ia menegaskan: "Kita benar-benar bodoh jika berpikir bahwa kita bisa begitu saja membunuh hewan-hewan ini dengan virus yang akan membusukkan mereka dari dalam ke luar,".

Inisiatif ini menyoroti tantangan mengelola spesies invasif di Australia. Pendekatan berbasis konsumsi dan regulasi lokal menjadi alternatif yang dipertimbangkan, sementara solusi biologi seperti virus masih diperdebatkan. Pendekatan ini mencerminkan upaya berkelanjutan untuk menyeimbangkan ekologi perairan dan kepentingan ekonomi masyarakat.

karperikan masAustraliaperairankonsumsiregulasivirus herpesspesies invasif

Komentar

Memuat komentar...