Pasar Banyuwangi 95% Selesai, Sosialisasi Pedagang Dimulai

Kartika D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 68 dibaca
Bisik.id
Pasar Banyuwangi 95% Selesai, Sosialisasi Pedagang Dimulai

Gambar atau konten salah?

Progres revitalisasi Pasar Banyuwangi telah mencapai 95%. Sementara menunggu proses penyelesaian akhir dan penyerahan aset dari Kementerian Pekerjaan Umum ke pemerintah daerah, Pemkab Banyuwangi mulai sosialisasi tata kelola dan penataan kepada pedagang yang akan menempati lapak.

Sosialisasi dilakukan secara bertahap. Tahap pertama ditujukan untuk puluhan pedagang di zona basah, seperti pedagang daging sapi, ayam, ikan, buah, dan sayuran. Kegiatan ini digelar di Gedung Juang 45 Banyuwangi pada 15 April 2026. Secara keseluruhan, Pasar Banyuwangi akan dibagi menjadi beberapa zona, mulai dari zona basah, zona kering, hingga area kuliner.

Di dalam sosialisasi, para pedagang diperkenalkan dengan kondisi pasar yang baru sekaligus penataan pedagang ke depan. Revitalisasi Pasar Banyuwangi dibiayai oleh Kementerian PU.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Suratno, menjelaskan bahwa Pasar Banyuwangi tidak hanya difungsikan sebagai pasar rakyat biasa, tetapi juga diproyeksikan menjadi ikon sekaligus destinasi wisata. Di kawasan pasar, akan disediakan ruang untuk berbagai kegiatan, termasuk event dan atraksi festival yang diharapkan mampu menarik kunjungan masyarakat. Selain itu, pasar juga akan dilengkapi pusat oleh-oleh, suvenir, serta produk kerajinan khas Banyuwangi.

“Konsep yang baru ini, harapan kami akan berdampak positif pada para pedagang. Pasar menjadi jujugan warga dan wisatawan Banyuwangi. Saya harap pedagang juga mulai berubah standar kebersihan, higienitas, dan perilaku pedagang yang lebih ramah pengunjung,” ujar Suratno.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskoperindag) Banyuwangi, Nanin Oktaviatie, menambahkan bahwa revitalisasi ditargetkan rampung pada April 2026. Namun pasar belum bisa langsung ditempati karena masih harus melalui sejumlah tahapan sebelum resmi diserahkan ke Pemkab. Sebelum diserahterimakan, akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada kekurangan atau yang perlu diperbaiki.

“Waktu penyerahan belum bisa dipastikan. Tapi pedagang berharap bisa menempati pasar setidaknya akhir tahun ini, dan kami juga terus mendorong percepatan dari pemerintah pusat. Perkiraannya bisa akhir tahun,” kata Nanin.

Nanin menyebut, terdapat sekitar 801 los yang akan ditempati sesuai jumlah pedagang existing. Penempatan nantinya akan dilakukan melalui sistem undian berdasarkan zona.

Para pedagang juga menyambut positif revitalisasi ini. Selain bangunan yang lebih representatif, fasilitas yang tersedia dinilai semakin lengkap, mulai dari akses jalan yang lebih lebar hingga fasilitas umum lainnya.

“Semoga Pasar Banyuwangi lebih baik lagi. Pengunjung senang datang, kami pun senang karena bakal laku,” kata Lutfi, penjual ayam potong.

Sementara Ketua Paguyuban Pedagang dan Kaki Lima (PKL) Pasar Banyuwangi, Sudirman, mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat muncul keluhan terkait ukuran los yang dianggap kecil. Namun setelah mendapat penjelasan dari pemda, ukuran tersebut memang sudah sesuai standar pasar rakyat, yakni sekitar 2 x 1,5 meter.

“Insyaallah, selama konsep yang disiapkan pemerintah dijalankan dengan baik, pedagang tetap bisa berjualan dengan nyaman. Apalagi dengan konsep pasar modern yang juga menjadi destinasi wisata, kami berharap bisa menarik lebih banyak pengunjung,” ujarnya.

Revitalisasi Pasar Banyuwangi bertujuan mengubah wajah pasar menjadi tempat modern sekaligus destinasi wisata. Pedagang mengharapkan kondisi yang lebih baik, meski penyerahan masih menunggu proses akhir. Dengan demikian, pasar diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan pendapatan pedagang.

Pasar BanyuwangiRevitalisasiDestinasi wisataPedagangZona basahKementerian PUPenyerahan

Komentar

Memuat komentar...