Pasar Ciwastra: Penjual Bunga Aceng Siap Laku Lebaran

Lia N. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 23 dibaca
Bisik.id
Pasar Ciwastra: Penjual Bunga Aceng Siap Laku Lebaran

Gambar atau konten salah?

Pasar Ciwastra di Bandung menyala pagi hari, penuh dengan warga yang mencari kebutuhan Lebaran. Di Jalan Ciwastra, Kecamatan Buahbatu, penjual bunga mulai meratakan tenda dua hari sebelum Hari Raya.

Di halaman pasar, ember-ember putih dipenuhi bunga berwarna-warni. Banyak pembeli yang, setelah berbelanja makanan dan pakaian, mampir untuk membeli bunga agar rumah terasa lebih meriah.

Di lapak milik Aceng (45), pelanggan bergiliran memilih dan menawar. “Berapa pak?” tanya salah satu. Rp12.500 satu jawab Aceng. Ia tidak begitu fleksibel, namun memberi potongan bila pembeli beli lebih dari satu.

Aceng bekerja bersama istri dan saudara‑saudaranya. Bunga berasal dari Cihideung, Parongpong, dan Bandung Barat, meliputi sedap malam, aster, mawar, dan rampe. Harga berkisar Rp10‑25 ribu.

Sudah hampir tujuh tahun, ia menjual bunga musiman di Pasar Ciwastra. Menurutnya, modal tidak murah; risiko bunga layu dan tidak laku harus ditanggung. Namun bila terjual habis, keuntungan bisa dua kali lipat.

Ia dan istri berbagi tugas agar layanan cepat. Modal total Rp6 juta, potensi pendapatan Rp11 juta. Usaha dimulai dua hari sebelum Lebaran hingga Hari H. Menurutnya, tren penjualan fluktuatif, namun saat ini selalu ludes terjual.

Monika (36) mengaku membeli bunga setiap menjelang Lebaran, mengikuti tradisi nenek dan ibu. Ia memilih sedap malam karena harum alami. “Harga tidak masalah, sekalian berbagi rezeki,” ujarnya.

Ringkasan: Di Pasar Ciwastra, penjual bunga seperti Aceng mempersiapkan stok dua hari sebelum Lebaran. Dengan modal Rp6 juta, ia berharap menghasilkan Rp11 juta. Pengusaha ini mengandalkan kerja sama keluarga dan menawarkan potongan harga untuk pembelian banyak. Pembeli tradisional seperti Monika masih memilih bunga sedap malam karena aroma, meski harga relatif tinggi.

Pasar CiwastraBunga MusimanLebaranAcengBandung BaratBunga Sedap MalamPenjualan Bunga

Komentar

Memuat komentar...