Pasar Kanjengan terbakar hebat, 480 kios hangus di Semarang

Jaka M. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Pasar Kanjengan terbakar hebat, 480 kios hangus di Semarang

Gambar atau konten salah?

Semarang – Pada dini hari 30 Januari 2026, Pasar Kanjengan di Semarang Tengah terbakar hebat. Ratusan kios hangus, sehingga kebakaran ini menjadi salah satu kejadian paling merusak di pasar tersebut.

Di lokasi, Ade Bhakti Ariawan, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, mengonfirmasi bahwa 480 kios terbakar. Ia menegaskan bahwa api sudah menyebar ke seluruh area pasar ketika petugas datang.

Anton, penjual buah berusia 36 tahun, mengatakan api berasal dari lapak pasar buah. Peti-peti buah yang kosong diyakini menjadi sumber api sebelum merambat ke toko-toko lain.

Menurut Anton, kebakaran mulai sekitar pukul 23.00 WIB ketika ia sedang memakan semangka. Peti buah tersebut terletak di ujung utara pertokoan.

Ia menjelaskan bahwa asal mula kebakaran adalah keranjang sampah di ujung utara Pasar Kanjengan yang terbakar pada pukul 11 malam. Setelah 15 menit, api langsung merambat ke pertokoan di tengah pasar.

Anton menambahkan, “15 menit sudah membakar toko. Habis itu ke sisi toko. Orang-orang pada teriak ‘kebakaran’.” Api kemudian menakar seluruh pertokoan di tengah pasar, yang menjual pakaian, sandal, plastik, dan banyak toko kosong.

Ia juga berkata, “Semuanya terbakar, habis itu menjalar yang gedung. Ada pakaian, sandal, plastik, sebagian banyak yang kosong.” Menurutnya, lapak-lapak tersebut berukuran kecil, sehingga ratusan toko hangus terbakar.

Hingga 30 April 2026 pukul 00.49 WIB, personel Damkar Kota Semarang masih berjuang memadamkan api. Meskipun demikian, kobaran tidak sebesar saat kejadian awal.

Peristiwa ini menimbulkan kerugian besar bagi para pedagang. Kebakaran di pasar ini menegaskan betapa pentingnya sistem keamanan dan kesiapsiagaan dalam mengelola ruang komersial publik.

Pasar KanjenganSemarangKebakaran480 kiosPeti buahKeranjang sampahDamkar SemarangKesiapsiagaan

Komentar

Memuat komentar...