Pasar Saham Asia Menguat, Trump Angkat Sinyal Hentikan Iran

Endah K. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 63 dibaca
Bisik.id
Pasar Saham Asia Menguat, Trump Angkat Sinyal Hentikan Iran

Gambar atau konten salah?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sejak pembukaan perdagangan pada 01 April 2026. Pada pukul 09.52 WIB, IHSG naik 1,68% menjadi 7.164,79. Indeks saham RI tetap berada di zona hijau sejak awal, bahkan sempat menguat lebih dari 2% hingga 7.207,16.

Pergerakan ini sejalan dengan pasar saham Asia yang menguat, dipicu sinyal positif dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tentang penghentian perang dengan Iran. Trump menyatakan akan meninggalkan Iran dalam 2–3 minggu. "Kita pergi karena tidak ada alasan bagi kita untuk melakukan ini," kata Trump, dikutip dari CNBC.

Di Jepang, Nikkei 225 (N225) mencatat kenaikan 4,04% menjadi 53.128,30. Hongkong juga merasakan dorongan, dengan Hang Seng Index (HSI) naik 2,18% menjadi 25.332,72. Shanghai Composite Index (SSEC) naik 1,55% menjadi 3.951,79, sementara Straits Times Index (STI) menguat 1,72% menjadi 4.968,89.

Di Korea Selatan, bursa saham Kospi naik lebih dari 6,3%, dan indeks berkapitalisasi kecil Kosdaq tumbuh 5,06%. Australia juga menunjukkan kinerja positif, dengan S&P/ASX 200 naik 1,7%, didorong oleh saham sektor jasa pendidikan.

Kontrak berjangka di Amerika Serikat juga mencatat kenaikan. S&P 500 naik 0,16%, Nasdaq-100 naik 0,24%, dan Dow tumbuh 44 poin atau 0,09%. Ketiga indeks utama mencatat hari terbaik mereka sejak Mei: Dow Jones Industrial Average naik 2,49%, S&P 500 naik 2,91%, dan Nasdaq Composite naik 3,83%.

Sinyal Trump datang setelah kabar bahwa Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, terbuka untuk mengakhiri perang dengan jaminan. Pernyataan Trump menyusul kabar tersebut, menambah optimisme di pasar.

Pergerakan pasar saham Asia pada 01 April 2026 dipengaruhi oleh harapan akan berakhirnya konflik di Timur Tengah, memicu optimisme di pasar global. Investor merespons positif di berbagai indeks, mencerminkan kepercayaan terhadap situasi geopolitik yang sedang berubah.

IHSGTrumpIranPasar Saham AsiaNikkei 225Geopolitik

Komentar

Memuat komentar...