Paskah: Tradisi Makanan Unik Indonesia dan Dunia Kebudayaan
Gambar atau konten salah?
Hari Paskah, yang diperingati oleh umat Kristen di seluruh dunia, biasanya disertai dengan tradisi‑tradisi unik dan hidangan khas. Di Indonesia, perayaan ini lebih bersifat sederhana, namun tetap menampilkan beberapa makanan tradisional yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kebiasaan keluarga.
Di Indonesia, telur rebus menjadi andalan utama. Biasanya telur ini disajikan bersamaan dengan kegiatan‑kegiatan seperti pencarian telur atau lomba menghias telur. Telur dianggap simbol kebangkitan dan harapan baru. Selain itu, kue kering juga sering dipersiapkan sebagai camilan keluarga. Pada 06 April 2022, menurut jawaban.com, banyak orang memilih soto ayam sebagai hidangan utama. Soto ayam mudah dibuat, disukai banyak orang, dan cocok untuk acara keluarga.
Berbeda dengan Indonesia, di Amerika Serikat hidangan utama Paskah biasanya berupa ham panggang. Ham ini sering dilapisi gula merah atau madu agar rasanya manis, lalu dipanggang hingga berwarna keemasan. Kadang ham disajikan dengan irisan nanas. Tradisi ini berasal dari kebiasaan memotong babi pada musim gugur, menyimpannya di musim dingin, dan kemudian mengonsumsinya di musim semi, tepat waktu Paskah.
Di Rusia, salah satu hidangan yang paling unik adalah Pashka. Pashka terbuat dari tvorog (keju dadih) dan memiliki tekstur mirip keju. Ada versi matang maupun mentah, dengan rasa seperti puding. Biasanya dicetak dalam cetakan berbentuk piramida, berwarna putih, dan dihias huruf “XP” yang merupakan singkatan dari Khristos Voskres (Kristus telah bangkit). Warna putih ini melambangkan kemurnian.
Italia menampilkan Colomba di Pasqua, roti berbentuk seperti burung merpati. Roti ini diproduksi dalam jumlah besar di toko roti, dan memiliki adonan tepung, telur, mentega, serta kulit jeruk. Setelah dipanggang, roti diberi topping gula dan kacang almond. Bentuk burung merpati menjadi simbol perdamaian dan harapan. Proses pembuatannya memerlukan kesabaran tinggi karena adonan harus diuleni hingga lembut dan elastis.
Yunani mempersembahkan Tsoureki, roti kepang yang biasanya dihias dengan telur merah di atasnya. Warna merah telur melambangkan darah dan kebangkitan Yesus. Roti ini menggunakan rempah khas Yunani seperti mahlepiu dan mastiha, yang memberi aroma khas. Teknik penguleniannya membuat adonan menjadi lembap, aromatik, dan kenyal. Tsoureki biasanya disajikan pada Pekan Suci, sebelum hari Paskah.
Berbagai negara menyesuaikan hidangan Paskah dengan tradisi dan bahan lokal. Di beberapa tempat, hidangan utama bisa berupa daging, roti, atau sup, sementara di tempat lain, hidangan sederhana seperti telur rebus atau kue kering tetap menjadi pilihan utama. Meskipun perbedaan, semua hidangan ini memiliki satu kesamaan: mereka semua dirancang untuk menandai kebangkitan, harapan, dan kebersamaan.
Hidangan-hidangan ini tidak hanya sekadar makanan; mereka juga menjadi simbol budaya dan sejarah. Misalnya, ham panggang di Amerika Serikat mencerminkan kebiasaan memotong babi pada musim gugur, sedangkan Pashka di Rusia menonjolkan nilai spiritual melalui warna putih dan huruf “XP”. Di Italia, Colomba di Pasqua menonjolkan nilai perdamaian, dan Tsoureki di Yunani menonjolkan simbolisme darah dan kebangkitan.
Setiap hidangan membawa cerita dan makna tersendiri, menjadikan perayaan Paskah lebih kaya dan berwarna. Bagi banyak keluarga, memasak dan menikmati hidangan ini menjadi cara untuk mempererat hubungan, memperingati nilai-nilai spiritual, dan merayakan kebangkitan secara bersama-sama.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
