PBPI Tunjuk Pelatih Baru untuk Persiapan Asian Games 2026
Gambar atau konten salah?
Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) sedang memperkuat persiapan atletnya untuk tiga ajang internasional besar: Asian Games di Jepang, World Cup Qualifier, dan FIP Junior Asia Cup Padel yang akan diadakan di tanah air. Untuk mendukung upaya ini, PBPI menunjuk pelatih baru dan penasihat teknis.
Galih Dimuntur Kartasasmita, Ketua Umum PBPI, menjelaskan bahwa PBPI kini fokus menyiapkan atlet terbaik Indonesia. Ia menyebutkan Asian Games yang berlangsung dari 19 September 2026 hingga 4 Oktober 2026, serta World Cup Qualifier dan FIP Junior Asia Cup Padel yang akan berlangsung di Indonesia.
Dalam langkah strategis, PBPI resmi memperkenalkan Ari Moya sebagai Head Coach Tim Nasional dan Denise Hoefer sebagai Technical Advisor. Keduanya memiliki pengalaman puluhan tahun di industri dan pembinaan padel internasional.
Padel di Indonesia masih tergolong baru, mulai berkembang sejak 2021. Karena itu, kolaborasi dengan tenaga ahli internasional dianggap penting untuk mempercepat proses pembinaan dan meningkatkan daya saing atlet di kancah global.
Galih juga mengumumkan bahwa Seleksi Nasional (Seleknas) akan dimulai pada 25-26 Mei 2026 di Yogyakarta, kemudian dilanjutkan di Jakarta hingga 30 Juni 2026. Daftar atlet terpilih (shortlist) direncanakan akan diumumkan pada awal Juli, dan seluruh program pelatihan dirancang langsung oleh Ari Moya dan Denise Hoefer.
Selain itu, PBPI berencana membuka program pelatihan nasional bagi pelatih dan wasit. Langkah ini bertujuan memastikan standarisasi yang lebih baik di seluruh Indonesia. Ke depan, PBPI akan menerapkan regulasi yang mewajibkan pelatih, wasit, dan klub memiliki lisensi resmi sesuai standar nasional.
Denise Hoefer menyambut antusias kesempatan ini. Ia menulis, “Kami hadir di sini untuk menyumbangkan pengetahuan, semangat, dan dedikasi kami pada olahraga ini, demi menjadikan negara Anda sebagai kekuatan utama padel di Asia,” kata Denise, dalam keterangan tertulisnya Selasa (26 Mei 2026). Ia menambahkan, “Kami hadir di sini tidak hanya untuk tim nasional, tetapi juga untuk para pemain lokal, pengembangan olahraga di tingkat akar rumput, dan generasi muda. Mari kita ciptakan sesuatu yang luar biasa di sini bersama-sama.”
Dengan langkah-langkah strategis ini, PBPI optimistis bahwa Indonesia dapat terus berkembang dan menjadi kekuatan baru dalam olahraga padel di kawasan Asia maupun dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
