Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Tersibuk Mudik Lebaran 2026

Lia N. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 141 dibaca
Bisik.id
Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Tersibuk Mudik Lebaran 2026

Gambar atau konten salah?

Surabaya – Arus mudik lewat jalur laut semakin padat di musim Lebaran 2026. Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menjadi titik tersibuk, mencatat pergerakan penumpang tertinggi di antara terminal yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Ali Sodikin, Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, mengungkapkan data sementara bahwa lebih dari 1 juta penumpang memanfaatkan terminal penumpang pada H‑3 Lebaran tahun ini. Angka tersebut naik 9,39 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Pelabuhan Tanjung Perak menjadi yang tersibuk dengan melayani 114 214 penumpang. Kemudian Banten 89 064 penumpang, Tanjung Balai Karimun 84 331 penumpang, Tanjung Pinang 80 685 penumpang, dan Balikpapan 69 414 penumpang," beber Ali dalam keterangannya, Minggu 21 Maret 2026.

Lonjakan juga terjadi pada kendaraan yang melintas di pelabuhan Pelindo. Tercatat sebanyak 153 767 unit kendaraan pada H‑3, meningkat 22,08 % dibandingkan tahun lalu. Ali memastikan bahwa seluruh layanan pelabuhan tetap berjalan optimal di tengah tingginya mobilitas pemudik.

"Seluruh personel dan fasilitas di terminal penumpang telah disiagakan 24 jam untuk melayani para pemudik," kata Ali. Pihaknya juga memperkuat layanan operasional dan meningkatkan koordinasi lintas instansi guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi para pemudi.

Tak hanya fokus pada arus penumpang, Pelindo juga menjaga kelancaran arus logistik selama periode Lebaran. Langkah-langkah diambil, mulai dari pengaturan jadwal sandar kapal hingga optimalisasi bongkar muat agar tetap aman dan efisien.

Untuk mendukung distribusi barang, Pelindo memberikan diskon tarif penumpukan peti kemas hingga 50 % di pelabuhan yang berada dalam cakupan kebijakan SKB selama masa pembatasan angkutan barang Lebaran. Sementara di luar area kebijakan, diskon diberikan sebesar 10 %.

"Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperlancar pergerakan barang di pelabuhan sehingga stabilitas rantai pasok tetap terjaga selama periode angkutan Lebaran," tuturnya.

Selain itu, untuk mendukung kelancaran mobilitas kendaraan dan penumpang di lintasan Jawa‑Sumatera selama periode mudik, Pelindo juga menetapkan tarif Rp0 untuk pelayanan penyeberangan, meliputi jasa kapal seperti pandu, tunda, dan tambat serta jasa terkait kepelabuhanan seperti tanda masuk atau pas pelabuhan khusus di Pelabuhan Ciwandan.

Kebijakan ini pun diharapkan bisa membantu memperlancar penyeberangan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional kapal penyeberangan selama periode angkutan Lebaran. "Kami juga terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan pelayanan kepelabuhanan tetap optimal," pungkasnya.

Data ini menunjukkan bahwa Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menjadi pusat arus mudik terbesar, sementara Pelindo menambah layanan dan memberikan diskon untuk mempermudah perjalanan penumpang dan distribusi barang selama Lebaran.

Pelabuhan Tanjung Perak SurabayaMudik lautLebaran 2026PenumpangKendaraanDiskon tarif peti kemasPelindoKoordinasi lintas instansi

Komentar

Memuat komentar...