Pelanggan Malaysia Temukan Bulu Mata Palsu di Daging Cincang
Gambar atau konten salah?
Seorang pelanggan di Malaysia menemukan benda asing di dalam daging cincang yang ia masak. Benda tersebut menyerupai bulu mata palsu, sehingga membuatnya terkejut dan tidak nyaman untuk memakannya.
Warga Malaysia tersebut memposting foto daging cincangnya yang sudah dimasak di akun Threads @itsmehsna_. Di dalam foto, terlihat sepotong kecil berwarna pucat dengan helai bulu gelap yang menyerupai rambut kasar. Ia mengaku menemukan benda itu setelah daging sudah matang. Foto tersebut dibagikan pada 08 April 2023.
“Menurut kalian ini apa? Sudah matang saat aku menyadarinya. Sumpah, aku gemetar,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa ia tidak pernah mencicipi daging tersebut sebelum menemukan benda itu.
Reaksi netizen pun beragam. Banyak yang merasa jijik dan mulai berspekulasi tentang asal benda itu. Salah satu netizen mengungkapkan, “Dulu waktu saya masih remaja, sepupu saya membelikan burger untuk kami semua. Saat makan, setelah satu atau dua gigitan, saya melihat rambut seperti ini dan langsung tidak bisa melanjutkan makan,” ujarnya.
Netizen lain menasihati wanita tersebut untuk segera menghubungi layanan pelanggan agar kasus ini dapat ditindaklanjuti. Beberapa juga berbagi pengalaman serupa, menambahkan bahwa benda asing di makanan sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman dan bahkan trauma bagi konsumen.
Menurut penjelasan medis, bulu mata palsu yang ditemukan di makanan biasanya tidak menyebabkan keracunan serius. Namun, benda tersebut dapat menjadi bahaya fisik ringan hingga sedang. Bulu mata dapat tersangkut di tenggorokan atau saluran pencernaan, menimbulkan rasa tidak nyaman. Jika masih ada lem yang menempel, bahan kimia seperti cyanoacrylate, formaldehida, atau pelarut lain dapat mengiritasi mulut dan saluran pencernaan.
Meski jarang menimbulkan keadaan darurat medis, kontaminasi ini tetap dianggap tidak dapat diterima. Bulu mata palsu yang tertelan merupakan contoh kontaminasi higenis, yang menandakan bahwa standar kebersihan pangan tidak terpenuhi.
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan mutu makanan, terutama pada produk daging cincang yang sering diproses dalam jumlah besar. Konsumen diingatkan untuk selalu memeriksa kondisi makanan sebelum dimasak atau dikonsumsi, dan melaporkan setiap temuan benda asing kepada pihak berwenang atau produsen.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kelas Memasak Mentolo dan Petulo di Jakarta: Tradisi Kue Jawa
Disney Adventure Bayar Rp106.000 Setiap Room Service
Makanan Ular di Asia: Sup Hong Kong, Sate Indonesia, dan Lagi
Han Lewat 25 Tahun di KFC, Buka Warung Ayam Mantan KFC
Zushiku: Sushi Grab‑n‑Go Menyajikan Rasa Autentik di Jakarta
Bump: Kue Protein Sehat 170 Kalori dari Montreal Fitness
Berita Terbaru
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
Sumsel Hormati Keputusan Presiden Makan Bergizi Gratis
Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir TJU
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
