Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah

Lia N. · 2 min baca · 4 jam lalu · 25 dibaca
Bisik.id
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah

Gambar atau konten salah?

Di auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPW IAEI) Jambi periode 2026‑2031 berlangsung pada 03 Juni 2026. Gubernur Jambi, Al Haris, hadir bersama jajaran pejabat dan otoritas keuangan daerah. Ia menegaskan bahwa ekonomi syariah kini bukan sekadar konsep, melainkan kebutuhan nyata bagi masyarakat.

Al Haris menyatakan, “Dengan perkembangan ekonomi dan tantangan global hari ini, kita membutuhkan manajemen ekonomi Islam yang syariah.” Ia menyoroti potensi Jambi, di mana mayoritas penduduk beragama Islam dan sektor pertanian, perdagangan, serta UMKM menjadi tulang punggung ekonomi. Menurutnya, sistem ekonomi berbasis syariah dapat memanfaatkan modal sosial ini.

Gubernur menambahkan bahwa ekonomi syariah tidak hanya ditujukan bagi umat Islam. “Ia menegaskan ekonomi syariah tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam, melainkan terbuka bagi siapa saja selama dijalankan dengan prinsip keadilan, transparansi dan kemanfaatan bersama.” Ia juga mengkritik banyak usaha yang masih berjalan tanpa pemahaman ekonomi syariah yang utuh.

Al Haris meminta pengurus IAEI Jambi di bawah kepemimpinan Dr Rafidah untuk tidak hanya hadir secara organisasi, tetapi juga turun langsung memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Ia berkata, “Tugas pengurus ini bagaimana memberikan edukasi. Banyak usaha di desa yang masih berjalan dengan pola lama.” Dalam konteks ini, ia menyinggung peluang pembentukan Badan Usaha Syariah di Jambi. Namun, ia menegaskan bahwa gagasan tersebut masih memerlukan kajian lebih mendalam.

Di tengah era digitalisasi, Al Haris menilai ekonomi syariah menjadi salah satu cara membangun sistem ekonomi yang lebih adil, bukan hanya berorientasi keuntungan semata. Ia mengajak semua pihak untuk segera bergerak. “Saya menunggu action‑nya,” tegasnya di akhir sambutannya.

Pelantikan juga dihadiri Sekjen IAEI Pusat, Sutan Emir Hidayat, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Mahbud Dariyanto, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Kepala OJK Jambi, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menandakan dukungan luas bagi program ekonomi syariah di wilayah tersebut.

Dengan Dr Rafidah sebagai ketua baru, DPW IAEI Jambi diharapkan dapat mengembangkan program edukasi, pelatihan, dan pendampingan yang berdampak langsung pada usaha mikro, kecil, dan menengah. Fokusnya adalah memperkuat pemahaman ekonomi syariah di kalangan pelaku usaha desa, serta memfasilitasi pembentukan Badan Usaha Syariah sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi daerah.

Perubahan ekonomi global menuntut adaptasi cepat. Di Jambi, upaya memperkuat ekonomi syariah diharapkan menjadi salah satu langkah pragmatis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menyesuaikan diri dengan teknologi dan pola bisnis baru yang terus berkembang.

Ekonomi SyariahDPW IAEIGubernur JambiUMKMBadan Usaha SyariahDigitalisasiEdukasi

Komentar

Memuat komentar...