Pelantikan Menteri Lingkungan Baru di Istana Negara

Ika P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 79 dibaca
Bisik.id
Pelantikan Menteri Lingkungan Baru di Istana Negara

Gambar atau konten salah?

Jakarta, 27 April 2026 – Pada senin sore, pelantikan pejabat tinggi berlangsung di Istana Negara. Presiden Prabowo Subianto memimpin prosesi, menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memperkuat kinerja kabinet Merah Putih periode 2024‑2029.

Pelantikan ini diatur oleh Keputusan Presiden Nomor 51 P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri. Dalam acara tersebut, Presiden memperkenalkan kombinasi antara aktivis, mantan pejabat militer, dan pakar komunikasi ke dalam jajaran inti kabinet.

Menteri Lingkungan Hidup baru, Mohammad Jumhur Hidayat, dikenal sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Ia resmi dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Posisi ini menggantikan Hanif Faisol Nurofiq, yang tidak keluar dari kabinet. Hanif beralih menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, menandai pergeseran fokusnya ke sektor pangan.

Perubahan tidak berhenti di menteri. Presiden juga menyegarkan posisi di lingkungan kepresidenan. Dudung Abdurachman, mantan Kepala Sekretariat Negara (KSAD), menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Ia diharapkan membawa disiplin dan manajemen yang kuat di Istana. Muḥammad Qodari, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala KSP, kini memimpin Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom). Selain itu, Hasan Nasbi dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, menempatkannya sebagai figur strategis dalam memberi masukan langsung kepada Presiden.

Di sektor sektoral, Abdul Kadir Karding resmi menjadi Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin). Posisi ini menandai komitmen pemerintah memperketat pengawasan lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan di pintu masuk wilayah kedaulatan Indonesia.

Acara pelantikan dimulai tepat waktu. Lagu kebangsaan Indonesia Raya terdengar di seluruh Istana, menandai dimulainya prosesi. Presiden memandu pembacaan sumpah jabatan, diikuti oleh enam pejabat yang dilantik. Berikut kutipan sumpah yang diucapkan secara serempak:

"Demi Allah saya bersumpah. Bahwa saya, akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab."

Pelantikan juga menjadi ajang pertemuan para petinggi negara. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad hadir. Beberapa Menteri Koordinator, termasuk Djamari Chaniago (Poltikam), Yusril Ihza Mahendra (Hukum, HAM, Imipas), Zulkifli Hasan (Pangan), Pratikno (PMK), Agus Harimurti Yudhoyono (Infrastruktur), dan Airlangga Hartarto (Perekonomian), turut menyaksikan prosesi. Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga berada di barisan undangan utama.

Berikut daftar lengkap pejabat yang dilantik:

  • Mohammad Jumhur Hidayat – Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
  • Hanif Faisol Nurofiq – Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan
  • Dudung Abdurachman – Kepala Staf Kepresidenan (KSP)
  • Muḥammad Qodari – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom)
  • Hasan Nasbi – Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi
  • Abdul Kadir Karding – Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin)

Perubahan ini menandai langkah strategis pemerintah untuk menyesuaikan struktur pemerintahan dengan kebutuhan zaman. Dengan menempatkan aktivis, mantan pejabat militer, dan pakar komunikasi di posisi kunci, kabinet Merah Putih bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan respons terhadap tantangan nasional.

Pelantikan PresidenMenteri Lingkungan HidupBadan Komunikasi PemerintahKepala Staf KepresidenanBadan Karantina Indonesia

Komentar

Memuat komentar...