Peluncuran SPPG Polres OKU-1: MBG Menstimulasi Ekonomi Lokal

Surya B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Peluncuran SPPG Polres OKU-1: MBG Menstimulasi Ekonomi Lokal

Gambar atau konten salah?

Bupati Ogan Komering Ulu, Teddy Meilwansyah mengungkapkan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) menjadi penggerak ekonomi lokal saat ia menghadiri peluncuran operasional Sentra Penyiapan Pangan Gizi (SPPG) Polres OKU‑1. Ia menegaskan apresiasi atas keterlibatan aktif Polres OKU dalam mendukung program strategis nasional tersebut.

Menurutnya, keberadaan SPPG Polres OKU‑1 akan memperkuat distribusi makanan bergizi, khususnya bagi masyarakat di wilayah perkotaan seperti Kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat, yang menjadi kawasan dengan jumlah penerima manfaat cukup besar. “Dengan adanya SPPG ini, jangkauan pelayanan makan bergizi menjadi lebih mudah dan efektif, terutama untuk wilayah pusat kota yang memiliki jumlah penerima manfaat cukup banyak,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Senin (18 Mei 2026).

Teddy menjelaskan bahwa hingga saat ini Kabupaten OKU telah memiliki 27 unit SPPG yang tersebar di tujuh kecamatan. Sementara enam kecamatan lainnya masih mendapat pelayanan dari SPPG terdekat. Ia menekankan bahwa program MBG tidak bisa dipandang hanya sebagai program bantuan makanan semata. Ia menilai MBG memiliki dampak ekonomi yang luas karena turut menggerakkan berbagai sektor usaha masyarakat.

“Program ini menyerap ribuan tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi lokal. Mulai dari jasa transportasi, perdagangan sayur dan sembako di pasar rakyat, hingga sektor pertanian, peternakan, dan perikanan ikut terdorong,” ungkapnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk melihat program MBG secara lebih luas, bukan hanya dari sisi politik ataupun pendidikan. Sebab, kata dia, manfaat ekonomi program tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Program ini memiliki multiplier effect yang besar bagi masyarakat. Jadi jangan hanya dilihat dari satu sudut pandang saja,” ujarnya. Selain itu, Teddy turut menyoroti peran kepolisian yang dinilai tidak hanya bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut berkontribusi dalam pembangunan generasi masa depan.

“Selain bertanggung jawab menjaga kamtibmas, Polri juga ikut bertanggung jawab terhadap masa depan anak-anak generasi penerus bangsa. Dengan membuka dapur SPPG ini, Polri telah ikut mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegasnya. Ia juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG, mulai dari koordinator program, koordinator wilayah, koordinator desa hingga kepala SPPG, untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan bersama satuan tugas MBG daerah.

Menurutnya, pengawasan yang ketat sangat diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi persoalan, baik dalam distribusi maupun pengelolaan makanan di lapangan. “Kita harus selalu antisipatif dan disiplin dalam manajemen pengelolaan SPPG agar kualitas program tetap terjaga,” tutupnya.

Program ini menunjukkan bahwa inisiatif pemerintah daerah dapat menstimulasi sektor ekonomi lokal sekaligus menyediakan kebutuhan gizi dasar bagi masyarakat. Dengan dukungan kepolisian dan koordinasi yang baik, potensi multiplier effect dapat terus berkembang, memberi dampak positif bagi kesejahteraan warga di Ogan Komering Ulu.

Bupati Ogan Komering UluMakan Bergizi GratisSentra Penyiapan Pangan GiziPolres OKUMultiplier EffectEkonomi LokalKepolisian

Komentar

Memuat komentar...