Pemadaman Listrik Jambi Tahan 5 Jam, PLN Upin Perbaikan

Ani R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 335 dibaca
Bisik.id
Pemadaman Listrik Jambi Tahan 5 Jam, PLN Upin Perbaikan

Gambar atau konten salah?

Pemadaman listrik masih berlangsung di sebagian wilayah Kota Jambi hingga 23 Mei 2026 siang. Lebih dari lima jam listrik tidak menyala, membuat aktivitas warga terganggu. Pada pukul 08.30 WIB di Tanjung Sari, Jambi Timur, pelanggan tidak menerima pasokan listrik. Bahkan sampai 13.20 WIB masih belum ada sinyal listrik.

“Kami terpaksa cari kafe, untuk nge-cas HP karena listrik padam,” kata Putra, salah satu warga Jambi Timur, pada hari Sabtu. Ia mengaku harus keluar rumah untuk mencari tempat yang masih memiliki listrik. Hal ini menambah ketidaknyamanan bagi masyarakat yang harus menyesuaikan jadwal harian.

Manager PLN UP3 Jambi, M. Burhanuddin Muflihul Hasan, menyatakan bahwa suplai listrik belum pulih sepenuhnya. Ia mengatakan, “Pemulihan sudah 85 persen.” Burhanuddin menjelaskan bahwa petugas masih bekerja keras melakukan pemulihan secara menyeluruh. Ia juga menambahkan bahwa di beberapa wilayah Jambi, pemadaman dilakukan secara bergantian agar pelanggan tetap dapat menerima pasokan listrik.

Burhanuddin menjelaskan proses “switching” ini: “Kan ada yang sudah menyala tadi malam, habis itu ada yang belum nyala dari tadi malam, kita switching, bergantian dengan wilayah lain.” Ia menegaskan bahwa estimasi pemadaman tiap wilayah berbeda, bisa mencapai delapan jam. Untuk wilayah Jambi Timur, ia menjanjikan bahwa listrik akan menyala kembali pada pukul 14.00 WIB dan menutup kalimatnya, “Insyaallah jam 2 menyala.”

Pemadaman ini berawal dari gangguan pada saluran transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 275 kilovolt (kV) Muara Bungo-Sungai Rumbai di Jambi. Gangguan tersebut terjadi sejak 22 Mei 2026 pada pukul 18.44 WIB. Pada pukul 10.00 WIB hari Sabtu, PT PLN melaporkan bahwa lebih dari 8,3 juta pelanggan telah kembali menikmati listrik dari total 13,1 juta pelanggan yang terdampak.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa sejak awal gangguan, PLN langsung memeriksa dan memulihkan sistem kelistrikan. Ia menambahkan, “Gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatra, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah.”

Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya infrastruktur transmisi bagi kestabilan pasokan listrik. Masyarakat diharapkan tetap sabar dan menunggu perbaikan yang sedang berlangsung, sementara PLN terus berupaya mengembalikan layanan secara bertahap.

pemadaman listrikJambiPLNtransmisigangguanpelangganfrekuensidomino

Komentar

Memuat komentar...