Pemadaman Listrik Sumatera Karena Cuaca Ekstrem, 173 Penyulang Pulih
Gambar atau konten salah?
Listrik di beberapa wilayah Pulau Sumatera terhenti sejak Jumat, 22 Mei 2026 sore. Menurut PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), ada 540 penyulang yang terkena dampak cuaca ekstrem. Dari jumlah tersebut, 173 penyulang sudah kembali berfungsi.
“Hingga 23 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, sebanyak 173 penyulang dari total 540 penyulang yang terdampak telah berhasil dipulihkan,” kata Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara, Darma Saputra, di akun Instagram PLN UP 3 Medan pada Sabtu, 23 Mei.
Darma menegaskan bahwa pihaknya terus mempercepat proses normalisasi penyulang yang masih bermasalah. Ia mengajak warga untuk memantau perkembangan pemulihan kelistrikan.
Masyarakat dapat memantau perkembangan informasi melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal komunikasi resmi PLN lainnya,” sebut Darma.
PLN UID Sumut sebelumnya meminta maaf atas pemadaman listrik serentak yang menimpa sebagian wilayah Sumut. Penyebabnya disebut karena cuaca buruk di wilayah Provinsi Jambi.
“PT PLN memohon maaf atas gangguan kelistrikan yang terjadi di sebagian wilayah Sumatra pada Jumat, 22 Mei 2026. Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui terdapat gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi yang disebabkan oleh cuaca buruk,” ungkap Darma Saputra.
Kesimpulannya, pemadaman listrik di Sumatera disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrem yang merusak jaringan transmisi. PLN berupaya memperbaiki penyulang secepatnya dan mengajak masyarakat untuk tetap waspada melalui aplikasi resmi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
