Pemerintah Potong Belanja K/L, Fokus Dana ke Bencana Sumatera

Ika P. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 61 dibaca
Bisik.id
Pemerintah Potong Belanja K/L, Fokus Dana ke Bencana Sumatera

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Pemerintah Indonesia mengumumkan pemindahan dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi fiskal di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa alokasi ulang dana akan mengurangi belanja yang dianggap kurang prioritas di kementerian dan lembaga (K/L). Dana tersebut akan dialihkan ke belanja yang lebih produktif, yang langsung memberi manfaat bagi masyarakat.

"Pemerintah melakukan langkah strategis dalam pengelolaan keuangan negara melalui prioritisasi dan refocusing belanja K/L," kata Airlangga pada konferensi pers virtual yang berlangsung pada 31 Maret 2026.

Contoh belanja yang akan dipangkas meliputi perjalanan dinas, rapat, belanja non operasional, dan kegiatan seremonial. Dana yang sebelumnya dialokasikan untuk kegiatan tersebut akan dialihkan ke program rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Sumatera.

Untuk perjalanan dinas, anggaran akan dikurangi hingga 50 % untuk perjalanan dalam negeri dan 70 % untuk perjalanan luar negeri. Airlangga menegaskan, "Efisiensi perjalanan dinas dalam negeri hingga 50 % dan luar negeri hingga 70 %."

Nilai total pemangkasan belanja diperkirakan berada dalam kisaran Rp 121,2 triliun hingga Rp 130,2 triliun. Airlangga menambahkan, pemerintah terus mendorong percepatan belanja K/L, serta penajaman belanja melalui optimalisasi anggaran dengan potensi prioritisasi dan refocusing anggaran K/L dalam rentang tersebut.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan daya guna dana publik, memfokuskan pengeluaran pada program yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga kesehatan fiskal negara.

APBN 2026Efisiensi fiskalAlokasi ulang danaBelanja K/LRehabilitasi bencana Sumatera

Komentar

Memuat komentar...