Pemerintah Potong Belanja K/L, Fokus Dana ke Bencana Sumatera
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Pemerintah Indonesia mengumumkan pemindahan dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi fiskal di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa alokasi ulang dana akan mengurangi belanja yang dianggap kurang prioritas di kementerian dan lembaga (K/L). Dana tersebut akan dialihkan ke belanja yang lebih produktif, yang langsung memberi manfaat bagi masyarakat.
"Pemerintah melakukan langkah strategis dalam pengelolaan keuangan negara melalui prioritisasi dan refocusing belanja K/L," kata Airlangga pada konferensi pers virtual yang berlangsung pada 31 Maret 2026.
Contoh belanja yang akan dipangkas meliputi perjalanan dinas, rapat, belanja non operasional, dan kegiatan seremonial. Dana yang sebelumnya dialokasikan untuk kegiatan tersebut akan dialihkan ke program rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Sumatera.
Untuk perjalanan dinas, anggaran akan dikurangi hingga 50 % untuk perjalanan dalam negeri dan 70 % untuk perjalanan luar negeri. Airlangga menegaskan, "Efisiensi perjalanan dinas dalam negeri hingga 50 % dan luar negeri hingga 70 %."
Nilai total pemangkasan belanja diperkirakan berada dalam kisaran Rp 121,2 triliun hingga Rp 130,2 triliun. Airlangga menambahkan, pemerintah terus mendorong percepatan belanja K/L, serta penajaman belanja melalui optimalisasi anggaran dengan potensi prioritisasi dan refocusing anggaran K/L dalam rentang tersebut.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan daya guna dana publik, memfokuskan pengeluaran pada program yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga kesehatan fiskal negara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
PHK Januari-April 2026: Jawa Barat Terbanyak, 5.044 Orang
IHSG Turun 3,48% di Sesi I, Saham Bank Jatuh Signifikan
Prabowo Tegaskan MBG: Tetap Utuh, Tanpa Korupsi, Porsi Aman
Kenaikan Harga Minyakita Tertinggi Disepakati, Waktu Belum
PHK Januari–Mei 2026 Turun ke 23.470, Proyeksi CORE Naik
MBG Teriak Korupsi: BGN Diputar, Prabowo Tetap Optimis
Berita Terbaru
PHK Januari-April 2026: Jawa Barat Terbanyak, 5.044 Orang
Serenada Enchanting Valley: Konser Musik di Puncak Bogor
FESyar Sumatera 2026: Festival Ekonomi Syariah Palembang
Di Maria Pensiun, Argentina Hadapi Ancaman Spanyol, Prancis
Fabiola Pimpin Scam Internasional dengan Video Call Online
Ekshibisi AI Kembali Jadi Cabang OSN 2026, Siap Menguji Siswa
Puspresnas Ungkap Foto Soal OSN 2026, Ponsel Diizinkan
