Pemerintah Siapkan Stimulus Tahan Kenaikan Harga Pertamax

Tika M. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 45 dibaca
Bisik.id
Pemerintah Siapkan Stimulus Tahan Kenaikan Harga Pertamax

Gambar atau konten salah?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa pemerintah sedang menyiapkan stimulus untuk menahan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. Ia menegaskan bahwa rencana tersebut akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Presiden Prabowo Subianto. Setelah keputusan diputus, publik akan diberitahu.

"Lagi disiapkan. Kalau sudah diputus, baru dikasih tahu. Lapor Presiden dulu," kata Airlangga kepada wartawan di kantor pusatnya di Jakarta Pusat pada Rabu, 10 Juni 2026.

Berbagai opsi kebijakan sedang dipertimbangkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi dampak kenaikan BBM terhadap inflasi. Airlangga menekankan pentingnya pemantauan, mengingat kenaikan harga Pertamax baru berlaku sejak 10 Juni 2026.

"Dampak inflasi kita lihat dari transportasi dan harga. Nah kita monitor dulu," ujar Airlanga, menegaskan bahwa data akan terus diikuti.

Pertamina Patra Niaga memutuskan menaikkan harga Pertamax dari Rp 12.300/liter menjadi Rp 16.250/liter. Sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp 12.900/liter menjadi Rp 17.000/liter. Harga BBM bersubsidi tetap, dengan Pertalite Rp 10.000/liter dan Biosolar Rp 6.800/liter.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat menyeimbangkan kebutuhan energi dan stabilitas harga, sambil meminimalisir tekanan inflasi bagi masyarakat.

Airlangga Hartartostimulus BBMPertamaxinflasiPresiden Prabowo SubiantoPertamina Patra Niagaharga BBM

Komentar

Memuat komentar...