Pemuda 17 Tahun Tewas Bekerja di Pembangunan Koperasi Gubug

Lia N. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 159 dibaca
Bisik.id
Pemuda 17 Tahun Tewas Bekerja di Pembangunan Koperasi Gubug

Gambar atau konten salah?

Seorang pemuda berusia 17 tahun bernama Dhamar Pandu Wicaksono tewas 02 Mei 2026 saat bekerja di proyek pembangunan gedung koperasi Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Insiden terjadi pada 09.45 WIB dan dilaporkan ke Polsek Gubug pada 10.30 WIB.

Dhamar berasal dari Jalan Durian RT 8 RW 1, Desa Wedoro, Kecamatan Penawangan, Grobogan. Ia bersama dua orang rekan sedang mengecat gedung koperasi ketika kejadian tragis berlangsung.

Menurut Ipda Arif Suryanto, Plt Kasi Humas Polres Grobogan, “Korban bersama saksi 1 dan saksi 2 sedang bekerja mengecat di koperasi,” kata Arif saat dihubungi, Sabtu (2/5/2026). Ia menjelaskan bahwa korban sedang mengangkat besi hollow yang akan dipakai sebagai rangka atap.

Pada saat korban mengangkat rangka atap besi, tiba-tiba besi mleset dan jatuh mengenai dada korban.” Arif melanjutkan, “Setelah itu dibantu oleh saksi I dan saksi II untuk mengangkat rangka besi, sementara korban jatuh ke tanah dengan posisi tertelungkup,

Arif juga menyatakan bahwa “Setelah diteliti, ternyata salah satu ujung dari rangka atap bangunan tersebut menindih alat gerinda listrik yang kabelnya terkelupas dan masih tersambung di stop kontak,” sehingga salah satu saksi segera memutuskan aliran listrik di area pembangunan. “Setelah itu, kedua orang saksi bergegas melarikan korban ke Puskesmas.

Korban dibawa ke Puskesmas Gubug 2 namun meninggal dunia di sana. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Arif menuturkan, “Korban tewas diduga karena tersengat arus aliran listrik,

Insiden ini menegaskan pentingnya pengamanan alat berat dan listrik di lokasi kerja. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mematuhi prosedur keselamatan kerja di proyek pembangunan.

Dhamar Pandu Wicaksonoproyek pembangunan gedung koperasiGroboganbesi hollowarus listrikPuskesmas Gubug 2keselamatan kerjaInsiden

Komentar

Memuat komentar...