Pemuda Surabaya Tegaskan Parkir Digital, Video Viral 3,7 Juta

Fajar H. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Pemuda Surabaya Tegaskan Parkir Digital, Video Viral 3,7 Juta

Gambar atau konten salah?

Video yang menampilkan perdebatan antara pemuda Surabaya dan juru parkir di Jalan Genteng Besar, tepat di pertigaan genteng depan gerai UMKM, menjadi viral pada 18 April 2026. Rekaman berdurasi lebih dari satu menit diunggah melalui akun TikTok @maulana.md dan telah diputar lebih dari 3,7 juta kali.

Dalam video tersebut, pemuda tersebut berhenti di depan pedagang UMKM dan menolak membayar parkir secara tunai. Ia menanyakan penerapan sistem pembayaran nontunai menggunakan QRIS, sekaligus menegaskan bahwa kawasan tersebut sudah menerapkan parkir digitalisasi.

Juru parkir menanggapi dengan alasan berbeda. Ia menyatakan bahwa pembayaran QRIS dapat dilakukan melalui pedagang sempol. Kene QRIS Rp 2.000 podo ae, QRIS sempol podo ae, aku bagine nang sempol, ujarnya.

Menanggapi hal itu, pemuda tersebut menilai alasan tersebut tidak masuk akal dan kembali menegaskan adanya aturan parkir digital di lokasi. Ikiloh parkir digitalisasi, sampean gak delok ta, ujarnya. Ia juga menyinggung bahwa petugas parkir seharusnya dilengkapi atribut resmi seperti rompi serta menyediakan fasilitas pembayaran QRIS.

Video ini memicu reaksi beragam dari warganet. Banyak yang mendukung sikap pemuda tersebut karena dianggap menegakkan aturan. Setuju, bukan perkara uang 2 ribu, tapi aturan dibuat untuk ditegakkan. masnya gak salah, tulis salah satu komentar.

Di sisi lain, warganet lain memberikan respons berbeda. Rp 2000 wae bos, wei yawes to, itung-itung sedekah, tulis komentar lain.

Kasus ini menyoroti ketegangan antara kebijakan parkir digital dan pemahaman masyarakat tentang pembayaran nontunai. Perdebatan ini juga menegaskan pentingnya komunikasi yang jelas antara petugas dan pengguna layanan publik.

Surabayaparkir digitalQRISUMKMTikTokpedagang sempolpengguna layanan publik

Komentar

Memuat komentar...