Pemulung Plastik di TPS Surabaya Menambah Penumpukan Sampah
Gambar atau konten salah?
Surabaya, jumlah pemulung di tempat penampungan sementara (TPS) terus bertambah. Salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga plastik yang cukup signifikan.
M Fikser, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, mengatakan bahwa kenaikan harga plastik belum memengaruhi volume sampah yang masuk ke TPS. Namun, para pemulung memanfaatkan situasi tersebut dengan memilah sampah plastik langsung di lokasi.
"Masih banyak sampah plastik yang kami temukan di lapangan. Kemudian juga mungkin sekarang karena (harga plastik) naik ya, akhirnya juga pemulung memanfaatkan harga itu untuk memilah-milah di TPS," kata M Fikser, pada Sabtu, 11 April 2026.
Menurutnya, keberadaan sampah plastik di TPS menjadi daya tarik bagi pemulung untuk datang dan memilah sampah bernilai ekonomis. Namun, aktivitas tersebut justru memperparah penumpukan sampah karena ruang di TPS berkurang akibat proses pemilahan.
"Justru banyak pemulung memilah sampah plastik yang banyak saat ini. Itu yang kemudian kita tertibkan di TPS karena mengganggu TPS dari aktivitas pengambilan sampah," jelasnya.
Pemerintah Kota Surabaya pun melakukan penertiban terhadap pemulung di area TPS karena dianggap mengganggu proses pengangkutan sampah. Selain itu, aktivitas pemilahan juga berdampak pada keterbatasan ruang penampungan.
"Nah, banyaknya pemilah sampah atau pemulung sampah plastik di TPS ini juga berakibat pada ruang atau luasan TPS menjadi berkurang. Akibatnya seluruh sampah itu keluar, meluber dari dalam TPS keluar sampai ke jalan-jalan," pungkasnya.
Kondisi ini membuat ruang penampungan semakin sempit, sehingga sampah yang tidak terkelola dapat mencemari jalanan. Pemerintah berharap regulasi yang lebih ketat dapat menurunkan jumlah pemulung di TPS dan memperbaiki alur pengangkutan sampah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tim Tabur Tangkap Liauw Inggarwati dan Bastian Widjaja
Peternak Sapi Perah Dusun Brau Siap Hadapi Musim Kemarau
Rakhmad Basuki: Dari Larangan Orang Tua Jadi Pelatih Pro
Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir TJU
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Berita Terbaru
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Wamen Imipas Ditahan
Tim Tabur Tangkap Liauw Inggarwati dan Bastian Widjaja
Perpres No.27 2026 Turunkan Komisi Ojek Online Jadi 8%
Riquelme Tantang Perez: Janji Haaland & Beban Anggota
UEA Berhenti Ujian Internasional, Pindah Online Kini
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Raffi Ahmad Operasi Benjolan Bahu Setelah Haji, Tertutup
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
