Pencarian Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Berlanjut
Gambar atau konten salah?
AW (25), mahasiswa Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Lingkungan, dikabarkan hilang saat pendakian di Gunung Puntang, Kabupaten Bandung. Ia hilang saat turun setelah menaklukkan puncak.
Kapolsek Pameupeuk Kompol, Asep Dedi, menyatakan bahwa AW melakukan pendakian bersama dua rekannya, RAK (27) dan WAL (30). Mereka memulai perjalanan pada 09 Mei 2026 sekitar pukul 07.30 WIB dari Basecamp Pasir Kuda menuju Puncak Mega.
Menurut Asep, ketiganya tiba di Puncak Mega sekitar pukul 12.00 WIB dan beristirahat selama kurang lebih satu jam. Pada pukul 13.00 WIB, mereka memutuskan turun kembali menuju Basecamp Pasir Kuda. Selama perjalanan turun, AW berjalan lebih dulu dan lebih cepat, meninggalkan RAK dan WAL di belakang. Ketika kedua saksi sampai di Basecamp, AW belum muncul. Pada pukul 18.00 WIB, setelah menunggu pendaki terakhir turun, AW masih tidak ditemukan.
Petugas bascamp dan kedua rekan AW melakukan pencarian di jalur pendakian hingga pukul 22.00 WIB, namun AW belum ditemukan. Pencarian dilanjutkan pada hari berikutnya, 10 Mei 2026, oleh TNI, Polri, dan Basarnas Bandung. Asep menegaskan bahwa petugas masih berupaya menelusuri lokasi.
Di sisi lain, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa tim rescue segera dikirim ke lokasi. Mereka menempuh jarak darat sekitar 45,7 kilometer menggunakan Rescue Car. Tim rescue Kantor SAR Bandung bekerja bersama unsur SAR gabungan yang sudah berada di tempat kejadian. Peralatan yang dipakai meliputi Rescue Car Compartemen, peralatan mountaineering, peralatan medis, alat komunikasi, serta APD personal.
Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung. Cuaca di lokasi dilaporkan berawan, menambah tantangan bagi para petugas. Ade menegaskan bahwa pencarian akan terus dilakukan sampai AW ditemukan atau ditemukan bukti kematiannya.
“Iya benar pria inisial AW (25) Mahasiswa ITB Jurusan Teknik Lingkungan diketahui hilang pada Sabtu 9 Mei 2026 kemarin,” ujar Asep. “Mahasiswa ITB Jurusan Teknik Lingkungan diketahui hilang pada Sabtu 9 Mei 2026 kemarin,” tambah Ade. “Hal tersebut dilakukan setelah menerima laporan dugaan orang hilang tersebut.”
Keseluruhan operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari polisi, TNI, Polri, Basarnas, hingga tim SAR. Meskipun belum ada temuan, koordinasi lintas lembaga tetap berlangsung, menegaskan komitmen pemerintah untuk menemukan AW atau memastikan nasibnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
