Pendaki 49 Tahun Meninggal di Gunung Leuser Akibat Hipotermia

Lia N. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 262 dibaca
Bisik.id
Pendaki 49 Tahun Meninggal di Gunung Leuser Akibat Hipotermia

Gambar atau konten salah?

Kris Biantoro, seorang pendaki berusia 49 tahun asal Binjai, Sumatera Utara, meninggal dunia saat turun dari Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Aceh.

Menurut Ali Sadikin, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Blangkejeren, Gayo Lues, Kris mengalami hipotermia di jalur pendakian. Ia mengatakan, “Kris mengalami kondisi hipotermia di jalur pendakian Taman Nasional Gunung Leuser dengan lokasi detail kamp lapangan bola disaat mengarah perjalanan turun/pulang.”

Di 9 April 2026 sekitar pukul 07:30 WIB, Kris terdeteksi mengalami hipotermia. Tim pendaki lainnya, yang berjumlah 13 orang, bersama dua pemandu, segera melakukan pertolongan pertama menggunakan metode RJP.

Meski sudah diberi pertolongan, Kris tidak sadar kembali. Ketua tim melaporkan kejadian tersebut ke pihak TNGL. Kris kemudian meninggal dunia pada pukul 16:00 WIB.

Setelah menerima laporan, Ali segera berkoordinasi dengan polisi dan Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk mengevakuasi jenazah. Tim gabungan berangkat ke lokasi pada pagi hari. Menurut Ali, jarak dari titik kejadian ke kaki gunung atau pintu rimba memerlukan perjalanan selama 4–5 hari.

Sejauh ini, aktivitas pendakian ke Gunung Leuser ditutup. Semua pendaki, termasuk korban, memiliki surat izin masuk kawasan konservasi (Konservasi). Mereka mendaki dengan tujuan pendakian bersama Gunung Leuser, ujar Ali.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya persiapan dan kesiapsiagaan di medan ekstrem, serta perlunya koordinasi cepat antara pendaki, pihak taman nasional, dan lembaga SAR.

Kris BiantoroTaman Nasional Gunung LeuserhipotermiapendakianBasarnaskoordinasiSumatera Utara

Komentar

Memuat komentar...