Pendakian Gunung Semeru Buka Lagi, Jalur Terbatas Ranu Kumbolo

Fandi R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
Pendakian Gunung Semeru Buka Lagi, Jalur Terbatas Ranu Kumbolo

Gambar atau konten salah?

Usai penutupan lima bulan, pendakian Gunung Semeru kembali dibuka pada Jumat, 24 April 2024. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan lewat akun Instagram resmi @bbtnbromotenggersemeru bahwa jalur pendakian resmi masih terbatas sampai Ranu Kumbolo.

Penutupan sempat berlangsung demi menjaga keselamatan pendaki dan melestarikan ekosistem gunung tertinggi di Jawa Timur. Meskipun jalur akhir masih dibatasi, TNBTS tetap menegaskan pentingnya keamanan dan kelestarian alam.

Kuota pendakian dibatasi 200 orang per hari dengan durasi dua hari satu malam. Pendaki harus mematuhi jadwal ini agar tidak mengganggu lingkungan dan keamanan.

Berikut syarat pendakian bagi pendaki solo:

  • Pendakian resmi hanya melalui Ranupani.
  • Wajib booking online resmi di bromotenggersemeru.id.
  • Kuota dibuka selama satu bulan kalender.
  • Booking dapat dilakukan H-30 s/d H-2 sebelum pendakian.
  • Batas usia minimal 10 tahun; usia di atas 70 tahun wajib disertai rekomendasi dokter.
  • Data pendaki tidak bisa diubah atau diganti dengan alasan apapun.

Jika mendaki berkelompok, syarat tambahan berlaku:

  • Rombongan minimal 2 orang dan maksimal 10 orang.
  • Wajib menggunakan pemandu lokal atau PPGST, kecuali organisasi pecinta alam/Mapala dengan syarat khusus.
  • Wajib registrasi ulang dan mengikuti briefing di Ranupani sebelum naik.

Dokumen yang harus disiapkan sebelum pendakian, baik solo maupun berkelompok, meliputi:

  • Surat sehat (berlaku H-1).
  • Identitas asli (KTP/KK/Paspor).
  • Surat izin orang tua/wali bagi yang belum memiliki KTP S.

Proses registrasi dimulai dengan verifikasi dokumen di Ranupani, dilanjutkan briefing, check‑in, dan penukaran identitas dengan tanda pengenal pendakian. Semua alur ini wajib ditaati dan dapat dilakukan antara pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Selama pendakian, pendaki harus mematuhi aturan berikut:

  • Durasi pendakian maksimal dua hari.
  • Batas naik maksimal pukul 15.00 WIB.
  • Lokasi mendirikan tenda hanya diperbolehkan di Ranu Kumbolo.
  • Wajib menggunakan gelang pendakian dari TNBTS.
  • Bawa trashbag; sampah harus dibawa turun.
  • Setelah turun atau check‑out, laporkan di Ranupani untuk pemeriksaan sampah, scan barcode, dan pengembalian tanda pengenal.
  • Pendaki terlambat turun atau overstay akan dikenakan sanksi.

Larangan yang harus ditaati meliputi:

  • Merusak flora, fauna, dan situs budaya.
  • Membuang sampah sembarangan.
  • Membawa obat-obatan terlarang, narkoba, miras, bahan peledak, dan senjata tajam.
  • Melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan kebakaran hutan.
  • Mendaki melebihi Ranu Kumbolo.
  • Membuat jalur baru.
  • Menerbangkan drone.

Untuk traveler yang memesan secara daring pada periode 19 November 2025 hingga 18 Desember 2025, reschedule dapat dilakukan melalui link reschedule. Ketentuan reschedule:

  • Satu email terverifikasi hanya bisa mengisi satu kali dan tidak bisa diedit.
  • Batas akhir pengisian formulir adalah 31 Mei 2026.
  • Periode pendakian ulang yang disediakan adalah 1 Mei hingga 30 November 2026.
  • Penggantian anggota atau peserta tidak diperkenankan; data harus sama dengan booking awal.
  • Kuota reschedule per hari maksimal lima kelompok.
  • Pastikan semua data diisi dengan benar.

Dengan semua ketentuan ini, TNBTS menegaskan bahwa pendakian Gunung Semeru tetap aman dan ramah lingkungan. Pendaki diharapkan mengikuti semua aturan, menyiapkan dokumen, serta menghormati batasan jalur dan waktu yang ditetapkan. Pendakian yang teratur dan terkontrol membantu menjaga kelestarian gunung sekaligus memastikan keselamatan semua peserta.

Gunung SemeruTNBTSpendakianRanu Kumbolobooking onlinekelestarian alamkeamanan pendaki

Komentar

Memuat komentar...