Pengusaha Malaysia Bagi 2 Ton Semangka ke Pengendara Mudik

Dedi S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 36 dibaca
Bisik.id
Pengusaha Malaysia Bagi 2 Ton Semangka ke Pengendara Mudik

Gambar atau konten salah?

Seorang pria asal Malaysia, Muhammad Lukmanul Hakim A. Rahmam, 28 tahun, mengukir kebahagiaan di jalan raya pada musim mudik Lebaran.

Ia, seorang pengusaha semangka, memutuskan untuk membagikan hampir dua ton buah segar kepada para pengendara yang terjebak dalam kemacetan panjang di Kampung Beris Tokku, Terengganu. Lokasi tersebut menjadi jalur utama menuju Kuala Terengganu dan Kelantan, tempat banyak orang berangkat pulang untuk merayakan Hari Raya.

Selama tiga hari sejak hari ketiga Lebaran, Lukmanul bersama keluarganya menyiapkan semangka, termasuk varietas lokal Melon Manis Terengganu. Aksi ini terjadi di tengah kemacetan parah yang biasanya memaksa pengendara menunggu berjam‑jam. Cuaca panas menambah rasa haus dan kelelahan, sementara banyak warung makan tutup.

Ini hanya kontribusi kecil dari kami sekeluarga, terutama saat musim Lebaran di mana banyak orang terjebak macet,” ujar Lukmanul. Ia menambahkan, “Cuaca panas dan banyak tempat makan yang tutup membuat kami ingin membantu. Setidaknya mereka bisa menikmati sesuatu yang segar di tengah perjalanan,” sambil menampilkan semangka yang ia bagikan.

Semangka yang dibagikan sebagian besar berasal dari kebun milik keluarganya, yang berlokasi tidak jauh dari area distribusi. Dengan sumber ini, Lukmanul dapat terus melakukan aksi tanpa kendala. Ia menegaskan bahwa kebahagiaan sederhana dari para pengendara menjadi alasan utama melanjutkan tradisi ini. “Melihat mereka tersenyum dan berterima kasih itu sudah sangat memuaskan,” ujarnya.

Aksi ini sudah dimulai sejak 2023, ketika Lukmanul dan keluarganya hanya melakukan inisiatif kecil. Kini, menjadi tradisi Lebaran yang terus berulang setiap tahun. Lebih dari sekadar memberi, ia menciptakan momen kebersamaan di tengah padatnya perjalanan mudik. Dengan setiap senyum yang ia lihat, ia merasa kontribusinya, meski kecil, tetap membawa kehangatan bagi para pengendara yang sedang menunggu di jalan.

Muhammad Lukmanul Hakimsemangkamudik LebarankemacetanKampung Beris TokkuTerengganutradisi Lebaran

Komentar

Memuat komentar...