Pentagon Ungkap 51 Video UFO, Buktikan Penampakan 80 Tahun
Gambar atau konten salah?
Pentagon kembali menggemparkan publik dengan merilis puluhan berkas rahasia yang menampung laporan penampakan UFO selama delapan dekade terakhir. Dokumen-dokumen tersebut mencatat berbagai objek misterius: bola cahaya (orbs), cakram, hingga bola api yang dilaporkan sejak tahun 1948.
Setengah lusin berkas, sejumlah rekaman audio, dan 51 video menjadi inti materi terbaru. Salah satu rekaman paling mencolok memperlihatkan sebuah Objek Terbang Tak Dikenal (UFO) ditembak hingga hancur berkeping‑keping, meski kronologi lengkap insiden tersebut masih belum terungkap.
Perilisan ini merupakan gelombang kedua dokumen yang dibuka ke publik, setelah Pentagon mengunggah 161 berkas pada 8 Mei 2023. Dokumen pertama tersebut menampilkan koleksi data yang lebih luas, sementara yang sekarang menambah kedalaman informasi.
Salah satu dokumen yang menarik perhatian adalah laporan setebal 116 halaman dari Armed Forces Special Weapons Program periode 1948–1950. Dalam laporan itu, para saksi membeberkan 209 penampakan bola cahaya dan objek tak dikenal lainnya, yang kini secara resmi disebut sebagai “fenomena anomali tak dikenal” atau UAP (unidentified anomalous phenomena).
Dokumen tersebut juga merinci serangkaian investigasi di Sandia, New Mexico. Para saksi mendeskripsikan bagaimana UFO bermanuver lincah, terbang menjauh, menghilang tiba‑tiba, hingga akhirnya meledak. Penjelasan ini menambah lapisan kompleksitas tentang perilaku objek tersebut.
Di berkas lain, seorang pejabat senior intelijen AS memberikan kesaksian langsung mengenai fenomena yang ia lihat dari helikopter militer pada tahun 2025 di wilayah Amerika Serikat bagian barat. Ia menceritakan pengalamannya melihat bola cahaya oranye misterius yang menyala redup‑terang. Saat itu, ia tengah menyelidiki suara dentuman keras di area pegunungan. Beberapa hari sebelumnya, warga sekitar juga melaporkan penampakan UFO di lokasi yang sama.
“Objek-objek itu oval, berwarna oranye dengan bagian tengah putih atau kuning dan memancarkan cahaya ke segala arah,” lapornya. Pengakuannya menegaskan bahwa perjumpaan jarak dekat dengan UAP berlangsung selama lebih dari satu jam. Objek misterius itu diketahui bersuhu sangat panas, melayang rendah, dan mampu bergerak dengan kecepatan tinggi.
Selama beberapa menit, kawanan objek tersebut menyatu dengan ritme cahaya redup‑terang, kemudian membentuk formasi segitiga sebelum menghilang ditelan langit. Pejabat tersebut mengaku tidak sempat mengambil foto karena terlalu fokus memantau pergerakan objek tersebut untuk menilai apakah ada potensi ancaman atau tidak.
Keseluruhan materi ini menambah bukti bahwa penampakan UFO telah menjadi fenomena yang terus dipantau oleh pihak militer. Dokumen-dokumen ini membuka pintu bagi analisis lebih lanjut tentang asal‑asalan, sifat, dan potensi dampak objek-objek tak dikenal ini terhadap keamanan nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
