Penumpang Lebaran Malang Raya Tertinggi 145 Ribu di Malang
Gambar atau konten salah?
Jumlah penumpang kereta api di wilayah Malang Raya mencapai 144.989 orang selama periode Angkutan Lebaran hingga saat ini. Puncak arus balik sudah melewati titik tertinggi pada 24 Maret 2026, namun KAI menegaskan tiket promo dan kursi reguler masih tersedia dalam jumlah memadai.
Angka total terbagi menjadi 75.408 penumpang yang berangkat dan 69.581 penumpang yang tiba. Stasiun Malang tetap menjadi pusat kepadatan utama, mencatat 122.055 penumpang, jauh mengungguli stasiun lain seperti Kepanjen, Malang Kota Lama, Lawang, dan Sumberpucung.
Untuk hari ini saja, diproyeksikan sebanyak 8.926 penumpang akan memadati stasiun-stasiun di wilayah tersebut. Mahendro Trang Bawono, Manager Humas Daop 8 Surabaya, menjelaskan bahwa angka-angka tersebut masih bersifat dinamis dan sangat mungkin terus bertambah mengingat jadwal operasional kereta masih berlangsung hingga malam hari.
“Puncak arus mudik di wilayah Malang Raya tercatat terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total 9.654 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik telah terjadi pada kemarin, 24 Maret 2026, yang mencapai 10.135 penumpang,” ujar Mahendro kepada detikJatim, Jumat (27 Maret 2026).
Penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk periode 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026 di Malang Raya telah menyentuh 88.466 tiket, setara dengan 65 % dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 136.045 kursi. Meskipun demikian, Mahendro menekankan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena tiket untuk berbagai tanggal dan relasi tertentu masih tersedia dalam jumlah memadai.
Untuk menarik minat masyarakat, KAI Daop 8 Surabaya menggelar program promo. Diskon 30 % untuk KA Ekonomi Komersial telah terserap hingga 86 %. Program “Tabur Berkah Hari Raya” menawarkan tarif parsial khusus keberangkatan dari Stasiun Malang menuju Yogyakarta untuk kelas eksekutif. Selain itu, Promo Silaturahmi 2026 memberikan diskon 20 % bagi pengguna KA Ijen Ekspres relasi Malang‑Ketapang.
Pihak KAI mengimbau agar para pelanggan dapat mengatur waktu kedatangan di stasiun dengan lebih bijak. Disarankan tidak datang terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan guna menghindari risiko tertinggal kereta api serta selalu waspada terhadap barang bawaan pribadi demi kenyamanan bersama selama perjalanan.
Dengan kapasitas dan promo yang masih tersedia, penumpang di Malang Raya dapat merencanakan perjalanan Lebaran dengan lebih tenang, meski volume penumpang tetap tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
