Penurunan 25% Penumpang TAA Lebaran 2026, Fokus Pola Mudik

Eko P. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 77 dibaca
Bisik.id
Penurunan 25% Penumpang TAA Lebaran 2026, Fokus Pola Mudik

Gambar atau konten salah?

Selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, jumlah penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Tanjung Api‑Api (TAA) menuju Bangka Belitung turun 25% dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut data UPTD Pelabuhan TAA, pada Lebaran 2026, 30 649 orang menyeberang dari Sumsel dengan 9 205 kendaraan. Pada Lebaran 2025, penumpang mencapai 40 293 orang dan kendaraan 9 439.

Data ini dihitung selama 16 hari, mulai H‑7 hingga H+7 Lebaran. Puncak arus mudik terjadi pada H‑3, dengan 1 902 penumpang dan 516 kendaraan.

Di sisi lain, puncak arus balik Lebaran terjadi pada H+6, ketika 3 773 orang dan 963 kendaraan melintas, tepat sebelum siswa kembali ke sekolah.

“Total sepanjang arus mudik dan balik lebaran tahun ini, jumlah penumpang di Pelabuhan TAA menuju Tanjung Kalian sebanyak 30 649 orang dengan 9 205 kendaraan,” ujar Kepala UPTD Pelabuhan TAA Pandu Wibowo pada Selasa, 31 Maret 2026.

Dari data tersebut, arus balik Lebaran menunjukkan lebih banyak penumpang dan kendaraan dibandingkan arus mudik. Pada arus mudik, penumpang mencapai 8 504 orang dengan 2 775 kendaraan. Pada hari Lebaran (H), 1 905 orang dan 643 kendaraan melintas. Sedangkan pada arus balik, penumpang mencapai 20 240 orang dengan 5 787 kendaraan.

Pandu Wibowo menegaskan bahwa arus mudik dan balik Lebaran tahun ini berjalan dengan baik. “Alhamdulillah lebaran tahun ini berjalan aman, lancar, dan terkendali,” ungkapnya.

Penurunan 25% ini mencerminkan perubahan pola perjalanan mudik, mungkin karena faktor ekonomi atau kebijakan transportasi. Data ini penting bagi pihak pelabuhan dan pemerintah daerah untuk merencanakan layanan dan keamanan di masa depan.

arus mudik LebaranPelabuhan Tanjung Api-Apipenurunan 25%jumlah penumpangkendaraanpuncak arus mudikpuncak arus balik Lebaran

Komentar

Memuat komentar...